Perkuat Akses Digital di Wilayah 3T, Lapas Geser & Telkom-BAKTI Sinergi Pemeliharaan
- 06 Okt 2026 14:13 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon-Menegaskan komitmen bersama dalam memangkas kesenjangan digital di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menggandeng PT Telkom Indonesia dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo untuk melaksanakan pemeliharaan dan optimalisasi jaringan internet berkala di area Lapas Geser, Selasa 6 Oktober 2026.
Sinergi lintas sektor ini dikemas dalam bentuk preventive maintenance (pemeliharaan pencegahan) yang bertujuan mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas operasional administrasi, sekaligus menjamin hak-hak digital warga binaan serta kelancaran pelayanan publik oleh petugas Lapas Geser.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi Lapas Geser, Yusuf Kilkoda, turun langsung berdiskusi dengan tim teknis guna menyelaraskan penjadwalan serta aspek teknis perawatan infrastruktur.
Yusuf menegaskan bahwa integrasi teknologi yang andal merupakan fondasi utama efektivitas kerja di Lapas Geser. “Konektivitas internet yang stabil merupakan urat nadi bagi kami dalam menyusun laporan administrasi dan memfasilitasi layanan digital operasional. Kolaborasi pemeliharaan berkala ini memastikan seluruh sistem di Lapas berjalan tanpa hambatan,” ujar Yusuf.
Ia menjelaskan, Lapas Geser kini menerapkan strategi interkoneksi yang komplementer untuk menyiasati tantangan geografis yang berat di wilayah 3T. Melalui pengadaan Barang Milik Negara, Lapas Geser telah memasang Starlink untuk mendampingi jaringan utama dari Telkom-BAKTI.
“Kedua jaringan ini bekerja saling melengkapi melalui sistem pembagian beban kerja. Jaringan Telkom-BAKTI kami optimalkan untuk mendukung aplikasi krusial dan sensitif yang membutuhkan latensi stabil, seperti Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) terpusat. Sementara itu, Starlink diandalkan untuk menampung aktivitas dengan kebutuhan besar sekaligus berfungsi sebagai koneksi cadangan otomatis. Jadi, jika jaringan utama terkendala cuaca buruk atau gangguan teknis, operasional Lapas tidak akan lumpuh,” terang Yusuf.

Yusuf juga menambahkan bahwa transformasi digital di era modern menuntut ketersediaan infrastruktur teknologi yang andal, tidak terkecuali bagi instansi yang berada di pelosok negeri. “Sebagai unit pelaksana teknis di wilayah 3T, Lapas Geser kini sangat bergantung pada jaringan internet untuk menjalankan program pelayanan berbasis digital. Di sinilah pentingnya kolaborasi strategis yang solutif dan berdampak nyata antara Telkom selaku penyedia infrastruktur utama, dan BAKTI sebagai penggerak pemerataan digital,” terangnya.
Sementara itu, perwakilan teknisi Telkom, Yudha Bukhari, menjelaskan bahwa pemeriksaan komprehensif ini mencakup pengujian perangkat vital seperti router, modem, dan stabilisator daya.
“Kegiatan preventive maintenance ini kami laksanakan secara berkala tanpa mengenakan biaya tambahan kepada pihak penerima manfaat. Ini adalah wujud pelayanan berkesinambungan kami. Jika terjadi kendala teknis atau penurunan kualitas sinyal di kemudian hari, tim respons cepat kami siap melakukan penanganan darurat,” tegas Yudha Bukhari.
Secara terpisah, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, memberikan apresiasi tinggi atas keharmonisan kolaborasi yang tercipta. Ia menilai langkah bersama ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukan halangan untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima.
“Sinergi segitiga antara Lapas Geser, Telkom, dan BAKTI ini adalah manifestasi nyata dari kepedulian negara terhadap pelayanan publik di daerah terpencil. Dengan dukungan jaringan internet yang andal, optimalisasi Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) serta implementasi aplikasi online lainnya dapat terwujud secara transparan, modern, dan akuntabel,” pungkas Nober.
Melalui integrasi komitmen dan kolaborasi strategis ini, Lapas Geser optimistis dapat terus menekan disparitas digital, sekaligus mewujudkan sistem pemasyarakatan yang modern, adaptif, dan inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....