Lapas Ambon Fasilitasi Warga Binaan Terapi Medis Lanjutan di RSKD Maluku
- 05 Okt 2026 11:38 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon-Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon dalam pemenuhan hak kesehatan bagi warga binaan kembali diwujudkan. Kali ini, jajaran Lapas Ambon memfasilitasi seorang warga binaan berinisial HS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lanjutan di Instalasi Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Provinsi Maluku, Senin 5 Oktober 2026.
Pelayanan medis ini diberikan setelah HS didiagnosa mengalami hemiparesis atau kelemahan pada salah satu sisi tubuhnya. Proses pengawalan dan pendampingan dilakukan secara ketat oleh petugas Lapas sesuai dengan Standar Operasional Procedur (SOP) yang berlaku guna memastikan keamanan dan kelancaran proses medis.
Setibanya di RSKD Provinsi Maluku, rangkaian tindakan medis langsung dijalankan oleh tenaga kesehatan profesional. Langkah awal dimulai dengan pemeriksaan tanda-tanda vital pasien, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik mendalam yang dilakukan secara langsung oleh fisioterapis. Setelah itu, HS menjalani sesi fisioterapi kedua yang difokuskan pada terapi sinar merah untuk membantu memulihkan fungsi gerak tubuhnya.
Petugas Klinik Pratama Lapas Ambon, Heri Priyanto, menjelaskan bahwa pengawalan dan fasilitas kesehatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral serta profesionalisme tenaga medis Lapas dalam memastikan setiap warga binaan mendapatkan hak berobat yang layak. Ia menyampaikan bahwa proses rujukan dan pengobatan berjalan dengan lancar berkat koordinasi yang baik dengan pihak rumah sakit.
"Kami selalu memastikan setiap warga binaan yang membutuhkan rujukan medis lanjutan mendapatkan pelayanan optimal tanpa mengabaikan aspek pengamanan. Hari ini saudara HS mendapatkan tindakan fisioterapi yang kedua kalinya," ujar Heri Priyanto saat mendampingi proses terapi.
Sementara itu, Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP), dr. Dieter Alyona, Sp.KFR., AIFO-K, memaparkan kondisi medis HS serta tahapan pemulihan yang sedang ditempuh. Ia menyebutkan bahwa terapi sinar merah yang diberikan sangat penting untuk menstimulasi jaringan otot dan saraf pasien yang mengalami hemiparesis.
"Pasien didiagnosa mengalami hemiparesis. Tindakan hari ini meliputi pemeriksaan fisik oleh fisioterapis dan pemberian terapi sinar merah sebagai bagian dari rangkaian fisioterapi kedua untuk mengoptimalkan kembali fungsi motoriknya," ungkap dr. Dieter Alyona.
Dari sisi warga binaan yang bersangkutan, HS tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas perhatian dan fasilitas yang diberikan oleh pihak Lapas Ambon. Ia mengaku sangat terbantu dengan pengawalan dan pelayanan medis yang rutin diberikan demi kesembuhannya. HS menuturkan bahwa dirinya merasa diperhatikan dengan baik selama menjalani masa pemulihan di luar Lapas.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak Lapas Ambon dan dokter yang sudah mengurus serta mengantar saya berobat ke rumah sakit. Perhatian ini membuat saya merasa tenang dan bersemangat untuk segera pulih," tutur HS.
Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, Sumarwoto Hendra Budiman, menegaskan bahwa pemenuhan hak kesehatan bagi seluruh warga binaan adalah prioritas utama yang tidak boleh diabaikan. Ia mengapresiasi kesigapan tim medis klinik pratama serta regu pengamanan yang menjalankan tugas sesuai prosedur operasional yang berlaku.
"Kesehatan adalah hak dasar setiap warga binaan. Kami di Lapas Ambon berkomitmen penuh untuk selalu sigap memfasilitasi kebutuhan medis mereka, tentunya dengan tetap mengedepankan SOP pengawalan yang ketat dan humanis," tegas Hendra Budiman.
Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada warga binaan berinisial HS ini menjadi bukti nyata sinergi yang baik antara Lapas Ambon dan fasilitas kesehatan rujukan, dalam hal ini RSKD Provinsi Maluku.
Melalui langkah proaktif dan humanis ini, Lapas Ambon terus membuktikan komitmennya untuk tidak hanya membina kepribadian warga binaan, tetapi juga memastikan kesejahteraan fisik dan kesehatan mereka tetap terjaga dengan baik hingga masa pidana selesai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....