DPRD Maluku Protes Pelayanan Kesehatan yang Persulit Warga
- 01 Okt 2026 07:09 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Noaf Rumauw memprotes buruknya pelayanan kesehatan yang masih menyulitkan masyarakat. Kritik itu disampaikan dalam rapat gabungan Komisi III dan Komisi IV DPRD Maluku.
Rumauw menilai persoalan pelayanan kesehatan tidak boleh dibiarkan karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Ia juga menyoroti laporan warga yang mengalami kesulitan ketika hendak mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan.
Keberadaan BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan seharusnya mampu menjamin masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara layak. Ia meminta instansi terkait tidak hanya memperhatikan aspek administrasi, tetapi juga memastikan warga mendapat pelayanan ketika membutuhkan.
Ia menegaskan, pelayanan publik harus diberikan secara adil tanpa melihat kondisi ekonomi maupun penampilan masyarakat. Para pejabat dan pengelola layanan kesehatan diingatkan agar tidak mengabaikan warga kurang mampu yang datang untuk berobat.
"Nanti kalau rakyat yang datang pakai celana pendek, bajunya compang-camping, itu bapak ibu yang duduk gagah-gagah di ruang AC itu kurang perhatikan itu," ujarnya.
Ia juga meminta BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan Maluku segera mengevaluasi sistem pelayanan kesehatan yang berjalan saat ini. Evaluasi diperlukan agar masyarakat tidak kembali menghadapi kesulitan saat membutuhkan layanan, termasuk dalam kondisi darurat.
Diharapkan perbaikan pelayanan dilakukan secara menyeluruh sehingga keberadaan program jaminan kesehatan benar-benar dirasakan masyarakat. "Harus tunjukkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dan tidak mempersulit warga," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....