Pelajar SD Negeri 61 Ambon Belajar di Atas Kapal Perang
- 28 Sep 2026 21:47 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon — Senin pagi itu, ruang belajar 91 siswa SD Negeri 61 Ambon berpindah dari bangku dan papan tulis ke geladak kapal. Rasa penasaran tampak mengiringi langkah mereka ketika memasuki Kapal Angkatan Laut (KAL) Alkura milik Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX, Senin (28/9/2026). Didampingi delapan guru dan pendamping, para siswa mengikuti Program Pembelajaran Luar Kelas bertema “Memperkenalkan Angkatan Laut”.
Bagi mereka, kunjungan ini bukan sekadar perjalanan keluar sekolah, melainkan kesempatan melihat langsung dunia yang selama ini mungkin hanya mereka kenal dari buku pelajaran.
Di atas KAL Alkura, para siswa diperkenalkan dengan kehidupan prajurit TNI AL sekaligus fungsi kapal dalam mendukung tugas patroli, pengamanan, dan pertahanan wilayah laut. Mereka juga berkesempatan melihat anjungan kapal, tempat berbagai aktivitas penting seperti navigasi, komunikasi, dan pengendalian pelayaran dilakukan.

Rasa ingin tahu siswa semakin terlihat ketika mereka mendapatkan penjelasan tentang tugas nakhoda dan awak kapal. Perangkat navigasi, radar, serta sistem pendukung operasional kapal diperkenalkan secara langsung sehingga siswa dapat memahami bagaimana sebuah kapal bergerak dan dioperasikan di tengah laut.
Dari kapal, perjalanan edukasi berlanjut ke bunker. Di lokasi ini, suasana pembelajaran berubah dari teknologi kemaritiman menjadi jejak sejarah pertahanan Ambon. Para siswa mendapat penjelasan mengenai peninggalan masa pendudukan Jepang pada 1942–1946 serta fungsi bunker sebagai bangunan perlindungan dalam situasi peperangan.
Pengalaman tersebut membuat pembelajaran terasa lebih dekat dengan kenyataan. Para siswa tidak hanya mendengar tentang laut, kapal, dan sejarah dari guru, tetapi melihat dan menyentuh langsung objek yang menjadi bagian dari cerita panjang pertahanan dan kemaritiman di Ambon.
Kodaeral IX menjadikan kunjungan ini sebagai bagian dari upaya mengenalkan dunia kemaritiman kepada generasi muda sejak usia dini. Melalui interaksi langsung dengan prajurit, kapal, dan peninggalan sejarah, siswa diharapkan memiliki wawasan lebih luas tentang arti penting laut bagi kehidupan, keamanan, dan masa depan Indonesia sebagai negara kepulauan.
Lebih dari sekadar kegiatan belajar di luar kelas, kunjungan 91 siswa SD Negeri 61 Ambon itu menjadi ruang perjumpaan antara generasi muda dan dunia kemaritiman. Dari geladak kapal hingga bunker bersejarah, pesan yang dibawa sederhana: mengenal laut sejak dini adalah bagian dari menumbuhkan kepedulian untuk menjaga laut Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....