Wujudkan Pembinaan Berkualitas, Warga Binaan Ikut Program Pendidikan Kesetaraan

  • 22 Sep 2026 15:58 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Komitmen dalam memberikan hak pendidikan bagi setiap warga negara terus diwujudkan di dalam lingkungan pemasyarakatan. Bertempat di ruang perpustakaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Ambon, kegiatan Program Pendidikan Kesetaraan resmi dilaksanakan oleh Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Ambon dengan didampingi secara langsung oleh Staf Registrasi. Kegiatan belajar mengajar ini diikuti dengan penuh antusias oleh delapan orang warga binaan yang bersemangat menimba ilmu, Senin 21 September 2026.

Pada sesi pertemuan kali ini, materi pembelajaran difokuskan pada dua bidang studi utama, yakni Bahasa Inggris dan Sosiologi. Pelaksanaan kegiatan ini memiliki tujuan mulia, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan, sekaligus mempersiapkan mereka secara matang agar siap mengikuti serta lulus dalam ujian kesetaraan nantinya.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas, Meky Patty, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program pendidikan non-formal tersebut. Ia menyatakan bahwa pembinaan intelektual merupakan salah satu pilar penting dalam menyiapkan warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat. Meky Patty juga mengapresiasi sinergi yang konsisten terjalin antara pihak Lapas dan SKB Kota Ambon.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran SKB Kota Ambon yang terus mendampingi warga binaan kami. Melalui program pendidikan kesetaraan ini, kami berharap para warga binaan dapat memanfaatkan kesempatan belajar dengan baik untuk meningkatkan kualitas diri, sehingga kelak saat mereka bebas, mereka memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka,”ujar Meky Patty.

Pihak tenaga pengajar dari SKB Kota Ambon yang turut hadir memberikan materi, Adi Sasmita, mengungkapkan kekagumannya atas semangat belajar yang ditunjukkan oleh para peserta didik dari balik jeruji. Menurutnya, keterbatasan ruang tidak menyurutkan niat para warga binaan untuk menyerap ilmu yang diberikan, baik dalam materi tata bahasa asing maupun ilmu sosial.

“Antusiasme warga binaan di sini luar biasa tinggi dan sangat kooperatif. Hari ini mereka fokus mendalami materi Bahasa Inggris dan Sosiologi, dan kami optimis dengan ketekunan seperti ini, mereka akan sangat siap menghadapi ujian kesetaraan dan lulus dengan hasil yang memuaskan,” ungkap Adi Sasmita.

Semangat serupa juga dirasakan langsung oleh salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan ini dengan berinisial KB. Ia mengaku sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya program pendidikan kesetaraan tersebut karena memberikan harapan baru bagi masa depannya setelah selesai menjalani masa pidana.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Lapas dan guru-guru dari SKB Kota Ambon yang sudah memfasilitasi kami untuk terus belajar. Walaupun kami berada di dalam sini, kesempatan untuk memperbaiki masa depan lewat pendidikan ternyata tetap dibuka lebar bagi kami,” ungkap KB dengan senyum.

Menanggapi keberlangsungan program pembinaan ini, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas), Sumarwoto Hendra Budiman, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran seksi pembinaan serta pihak SKB Kota Ambon. Ditegaskan bahwa pemenuhan hak pendidikan merupakan bagian integral dari sistem pemasyarakatan yang manusiawi.

“Pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk saudara-saudara kita yang sedang menjalani masa pembinaan di Lapas. Kami berkomitmen penuh untuk terus mendukung program-program positif seperti ini demi mencetak sumber daya manusia yang cerdas, terampil, dan taat hukum setelah mereka bebas nanti,” katanya.

Kegiatan pembelajaran ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara pengajar dan para warga binaan. Program ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan positif yang berkelanjutan di dalam lingkungan pemasyarakatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....