Terminal Transit Passo Minim Penerangan, Penumpang Minta Keamanan Diperkuat
- 21 Sep 2026 18:15 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Minimnya penerangan di kawasan Terminal Transit Passo, Kota Ambon, dikeluhkan warga, khususnya penumpang yang menggunakan jasa transportasi menuju sejumlah wilayah di Pulau Seram. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas penumpang dan pengangkutan barang, terutama pada malam hingga dini hari.
Terminal Transit Passo menjadi salah satu titik aktivitas kendaraan dan penumpang jalur Ambon–Seram. Aktivitas tidak hanya berlangsung pada siang hari, tetapi juga berlanjut hingga malam bahkan subuh, saat sopir dan kondektur mengatur keberangkatan penumpang serta barang.
Namun, kondisi minim penerangan membuat aktivitas di kawasan terminal pada malam hari dinilai kurang nyaman bagi pengguna jasa. Sejumlah warga mengaku harus mengandalkan sumber cahaya dari sekitar lokasi, termasuk lampu toko yang pada malam hari sebagian telah dimatikan.
Herryman, warga Taniwel yang menggunakan jalur transportasi menuju Pulau Seram mengatakan, minimnya penerangan menyulitkan sopir dan kondektur ketika mengatur penumpang maupun barang pada malam hari.
"Supir maupun kenek kerja di malam hari, atur penumpang juga barang. Sementara seng (tidak) ada penerangan, mengharapkan cahaya dari lampu toko yang sudah tutup," kata Herryman.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan aktivitas transportasi, tetapi juga membuat penumpang merasa kurang nyaman ketika harus menunggu keberangkatan pada malam hari. Ia berharap ada petugas keamanan yang melakukan pemantauan di kawasan terminal, terutama saat aktivitas penumpang masih berlangsung.
"Katong (kami) sangat mengharapkan aparat keamanan di lokasi terminal, sekakigus mengantisipasi berbagai hal yang tidak kita inginkan," ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Mercy, salah satu pengguna jasa transportasi jalur Seram. Ia mengaku merasa khawatir ketika harus menunggu keberangkatan di dalam kendaraan, terlebih saat jumlah penumpang masih sedikit dan suasana terminal mulai sepi.
"Paleng takut kalau berada di dalam mobil, apalagi penumpangnya masih sedikit. Beta berdoa capat-capat jua pagi supaya bisa keluar dari terminal transit," kata Mercy.
Warga berharap Pemerintah Kota Ambon melalui dinas teknis terkait memberikan perhatian terhadap kondisi penerangan di Terminal Transit Passo. Pemasangan lampu penerangan dinilai penting untuk mendukung aktivitas transportasi sekaligus memberikan rasa nyaman bagi penumpang yang menggunakan layanan angkutan menuju Pulau Seram.
Selain penerangan, warga juga berharap ada pengawasan dan kehadiran petugas keamanan di kawasan terminal pada malam hingga dini hari. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung keamanan aktivitas penumpang, sopir, kondektur serta distribusi barang yang berlangsung di Terminal Transit Passo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....