Pendemo Sebut DPRD Ambon Lambat Merespon Keluhan Masyarakat

  • 21 Sep 2026 13:13 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Puluhan massa yang tergabung dalam Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Kota Ambon menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Ambon, Senin, 21 September 2026. Terdapat dua poin yang memicu dilakukannya aksi demo.

Pertama, dugaan beroperasinya kembali lokalisasi Tanjung di kawasan Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Kedua, persoalan sampah di tanjakan 2000 Kebun Cengkih yang tidak pernah selesai dan kian meresahkan.

Salah satu pendemo, Farok dalam orasinya menilai bahwa DPRD tidak serius menjalankan fungsi pengawasannya. Ia menyebut, jika ada persoalan, maka harus viral dulu baru DPRD bergerak cepat.

"Saya melihat DPRD lamban dalam merespon keluhan warga. Kalaupun mau cepat diberi perhatian, maka harus ada aksi dulu," kata Farok dihadapan sejumlah anggota DPRD Kota Ambon

Ia mencontohkan seperti persoalan sampah di sisi jalan tanjakan 2000 kawasan Kebun Cengkih Ambon. Persoalan ini sudah menjadi masalah klasik, namun tidak pernah ada solusi terbaik.

Selain itu, masalah sosial lainnya hingga persoalan Kamtibmas pun berulang kali terjadi di wilayah Kebun Cengkih hingga Stain, namun tidak mendapat respon cepat dari anggota DPRD Kota Ambon.

"Dan itu fakta adanya. Setiap persoalan baik sampah, kamtibmas hingga masalah sosial lainnya di wilayah Kebun Cengkih hingga Stain lambat direspon DPRD dan Pemkot Ambon," kata Farok

Ia berharap DPRD Ambon lebih aktif lagi dalam hal pengawasan agar setiap masalah yang terdeteksi dapat dicegah dengan cepat.

"Jangan tunggu ada aksi baru bergerak. Legislatif punya fungsi pengawasan dan itu harus dijalankan dengan maksimal," ucapnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....