Tingkatkan Kewaspadaan, Lapas Geser -TNI dan Polri Razia Gabungan
- 17 Sep 2026 14:07 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon-Sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menggelar razia gabungan bersama anggota Koramil Geser dan personil Polsek Seram Timur, yang dirangkaikan dengan tes urine bagi petugas dan warga binaan, Rabu 16 September 2026 malam.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah tindak lanjut atas arahan Dirjenpas, Mashudi, melalui pengarahan virtual. Arahan tersebut ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Kantor Wilayah.
Kasubsi Keamanan dan Ketertiban, Surdin Derlen, menegaskan bahwa razia sinergis ini berfokus pada sterilisasi blok dan kamar hunian warga binaan dari barang-barang terlarang yang dapat memicu gangguan kamtib.
“Dalam penggeledahan ini, tim gabungan menyita sejumlah barang yang dilarang, diantaranya alat cukur, silet, gunting, gelas kaca, dan korek api, yang selanjutnya diamankan sesuai prosedur untuk dimusnahkan,” terang Derlen.
Di tempat yang sama, dukungan penuh disampaikan oleh perwakilan TNI-Polri. Bripka Maussa, salah satu personel Polsek Seram Timur yang hadir dalam kegiatan sinergi keamanan ini menegaskan bahwa keterlibatan TNI/Polri dalam pengawasan langsung ini dinilai vital untuk memperkuat stabilitas dan keamanan di lingkungan Lapas.
“Kami mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan Lapas Geser. Sinergi bersama TNI/Polri seperti ini penting untuk memperkuat pengawasan dan menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan Pemasyarakatan,” ujar Bripka Maussa.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada pengujian sampel urine untuk memastikan lingkungan pemasyarakatan bersih dari penyalahgunaan narkoba. Pengujian dilakukan kepada petugas secara acak serta seluruh warga binaan, dengan total 13 orang peserta tes.
Isratul Muslimin selaku Staf Perawatan, Kesehatan, dan Rehabilitasi (Watkesrehab) mengonfirmasi bahwa seluruh sampel yang diperiksa memberikan hasil yang bersih.
“Tes urine ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan dilakukan kepada petugas secara acak dan seluruh warga binaan, dengan total 13 orang yang mengikuti tes. Hasil pemeriksaan seluruhnya menunjukkan hasil negatif,” jelas Isratul Muslimin.
Pelaksanaan razia dan tes urine ini turut melibatkan peserta magang, Rizka Rumakway, yang berkesempatan mempelajari secara langsung mekanisme pengawasan keamanan dan prosedur deteksi dini di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, saya mendapatkan pengalaman secara langsung mengenai pelaksanaan razia dan tes urine di Lapas. Saya juga memahami pentingnya kerja sama antara petugas Lapas dan TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika,” ungkap Rizka Rumakway.
Sementara itu, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus menjaga koordinasi lintas instansi demi mewujudkan pemasyarakatan yang aman dan berintegritas.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Geser dalam meningkatkan kewaspadaan dan melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Hasil tes urine yang seluruhnya negatif juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga lingkungan Lapas tetap aman dan tertib. Kami akan terus memperkuat sinergi bersama APH dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif,”jelas Nober Hasanda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....