Karhutla di Hila, Api Bakar Puluhan Tanaman Warga

  • 16 Sep 2026 16:25 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di puncak Parangsana, Negeri Hila, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Rabu siang, 16 September 2026, mengakibatkan puluhan tanaman milik warga hangus terbakar. Kebakaran tersebut membuat warga setempat khawatir api meluas ke area Sekolah SMA 26 Maluku Tengah yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Peristiwa kebakaran baru diketahui warga setelah melihat kepulan asap dan kobaran api yang membakar lahan. Api dengan cepat merambat dan menghanguskan tanaman cengkih, pala, dan kelapa milik warga yang berada di sekitar lokasi.

Upaya pemadaman api dengan menggunakan jerigen

Puluhan warga berupaya melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas. Kondisi lahan yang kering dan angin yang cukup kencang diduga membuat api lebih cepat menyebar. Pemadaman dilakukan secara swadaya menggunakan peralatan seadanya, mulai dari ember, jeriken, hingga pemukul api dari dahan pohon.

Salah satu pemilik kebun, Abdulah Soulisa mengaku, kurang lebih 30 pohon cengkih miliknya ikut menjadi sasaran di jago merah. "Tidak tahu titik api dari mana, karena ketika datang ke lokasi, pohon-pohon cengkih saya sudah hangus terbakar. Saya berupaya memadamkan api dengan alat seadanya," kata Soulisa

Salah satu warga, Idris Launuru mengatakan, warga sedikit kesulitan memadamkan api karena aksesnya yang curam dan tidak ada sumber air terdekat.

Salah satu titik api

"Lokasi air besar cukup jauh, makanya warga agak kerepotan. Warga hanya bisa ambil 10 hingga 15 jeriken air, sisanya kita pakai dahan pohon untuk memadamkan api," ucapnya

Dia bilang, upaya pemadaman sudah dilakukan sejak pukul 12 siang, namun hingga sore ini, masih ada titik api yang membara. "Kurang lebih 1 hektare lahan sudah terbakar. Dan ada juga tanaman umur panjang warga yang ikut terbakar. Sampai saat ini, semua titik api belum mampu dipadamkan," kata Idris.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....