Gubernur Maluku Percepat Pembangunan Rumah Warga Patahuwe

  • 15 Sep 2026 08:29 WIB
  •  Ambon

Laporan Bertje Minanlarat

RRI.CO.ID, Ambon - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memastikan penanganan puluhan rumah warga Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), yang dibakar sejumlah pelaku beberapa hari lalu akan dipercepat. Hal itu disampaikan saat Gubernur meninjau langsung kondisi 29 rumah warga yang kini masih dipasangi garis polisi, Senin 14 September 2026.

Lewerissa mengaku prihatin melihat warga harus kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa tersebut. Ia menegaskan, tidak ada pemerintah yang menghendaki terjadinya kondisi yang merugikan masyarakat, terlebih di tengah upaya menjaga kerukunan di Maluku.

Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah, kebutuhan warga yang kini mengungsi di tenda-tenda pengungsian Desa Taniwel akan dipastikan terpenuhi. Bantuan tersebut mencakup makanan, minuman, obat-obatan hingga akses pendidikan bagi anak-anak korban.

"Kami hadir saat ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah," ujar Gubernur Hendrik

Untuk pembangunan kembali rumah warga, Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten SBB telah sepakat berkolaborasi mempercepat proses penanganan. Gubernur juga meminta Bupati SBB Asri Arman berkoordinasi dengan aparat Kepolisian dan TNI agar pembangunan dapat segera dilakukan.

Berdasarkan data, terdapat 28 rumah warga dan satu rumah pastori yang harus ditangani akibat peristiwa tersebut.

"Saya tidak ingin saudara-saudara kita ini tinggal lama di tenda pengungsian, lebih cepat lebih bagus," ujarnya.

Gubernur menilai pemulihan pascaperistiwa tidak cukup hanya dengan membangun kembali rumah yang rusak atau terbakar. Trauma warga, terutama anak-anak, juga harus mendapat perhatian agar mereka dapat kembali merasa aman dan menjalani kehidupan secara normal.

Diharapkan masyarakat Lisabata dan Patahuwe dapat kembali hidup berdampingan dalam semangat pela gandong. Ia mengajak seluruh pihak menjaga kedamaian dan kerukunan agar kehidupan masyarakat di kedua wilayah tersebut dapat kembali berlangsung aman dan tenteram.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....