Puluhan Rumah Terbakar, DPRD SBB Soroti Penanganan Warga Terdampak Konflik

  • 13 Sep 2026 14:34 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Seram Bagian — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Recyson F. Pentury, S.Sos., menyampaikan keprihatinan atas konflik yang terjadi antara warga Patahue dan Lisabata. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan warga mengungsi dan 28 rumah dilaporkan terbakar.

Recyson mengatakan, kondisi warga terdampak menjadi perhatian utama DPRD SBB, terutama karena sejumlah ibu, anak-anak dan lansia harus meninggalkan rumah dan mengungsi di tempat yang tersedia. Saat meninjau lokasi kejadian, Recyson melihat langsung kondisi warga yang mengungsi. Sejumlah warga disebut tidak sempat menyelamatkan barang berharga maupun dokumen penting saat meninggalkan rumah.

“Yang paling memprihatinkan adalah ibu-ibu, anak-anak dan lansia yang harus mengungsi. Mereka juga tidak sempat membawa barang-barang berharga maupun dokumen penting,” ujar Recyson.

Ia mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah bersama TNI dan Polri yang langsung turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan menangani kebutuhan warga terdampak. Menurut Recyson, pemerintah daerah bersama instansi terkait telah melakukan verifikasi terhadap data pengungsi serta menyalurkan sejumlah kebutuhan darurat dan material lokal.

Sementara itu, jajaran TNI turut mendirikan tenda pengungsian yang dilengkapi fasilitas sanitasi untuk mendukung kebutuhan warga selama berada di lokasi pengungsian.

Recyson juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Maluku, Pangdam XVI/Pattimura, Sekda SBB, Wakil Bupati SBB, Kapolres SBB, Dandim serta jajaran TNI-Polri yang dinilai bergerak cepat dalam merespons situasi di lapangan.

“Langkah cepat dari pemerintah daerah, TNI dan Polri sangat penting untuk memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan perlindungan dan kebutuhan dasar selama masa penanganan,” katanya.

Selain penanganan darurat, Recyson menyebut telah dilakukan mediasi antara pihak Patahue dan Lisabata di ruang rapat Kantor Camat Taniwel pada malam kejadian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....