Lapas Geser Gandeng Peserta Magang Gelar Bakti Sosial Bersihkan Tempat Ibadah
- 13 Sep 2026 16:32 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menunjukkan komitmen kuat dalam merawat toleransi antarumat beragama dan kepedulian sosial melalui kegiatan bakti sosial pembersihan tempat ibadah. Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, bersama jajaran Pejabat Struktural, pegawai, serta para peserta magang.
Sasaran utama aksi bersih-bersih ini mencakup tiga lokasi strategis, yaitu Halaman Masjid Raya Nurul Hidayah Negeri Geser, Gereja Imanuel, dan Lokasi Gereja Katolik. Aksi nyata dari rombongan Lapas tersebut mendapat apresiasi langsung dari pengurus masjid dan pendeta setempat. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antara jajaran Lapas, peserta magang, dan tokoh agama dalam semangat gotong royong menjaga kebersihan tempat ibadah.
Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menegaskan bahwa peran Lapas saat ini tidak lagi terbatas pada penegakan hukum dan pembinaan Warga Binaan saja. Lapas kini bergerak lebih inklusif sebagai bagian integral dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial yang nyata.
“Melalui aksi nyata yang menyentuh aspek sosial dan keagamaan seperti ini, kami berupaya mewujudkan hubungan yang harmonis, sinergis, dan inklusif antara institusi pemasyarakatan dengan warga sekitar,” tutur Nober Hasanda.
Di tempat yang sama, Kepala Urusan Tata Usaha, M. Alhamid, menambahkan bahwa momentum hari Jumat sengaja dipilih untuk menginisiasi kegiatan bakti sosial ini sebagai bagian dari upaya menjaga keberagaman dan kerukunan beragama yang sudah mengakar kuat di Negeri Geser.
“Menjaga kebersihan dan kelestarian rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran peserta magang dalam kegiatan ini juga diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai kepedulian dan toleransi sejak dini dalam dunia kerja,” ujar Alhamid.
Aksi kepedulian Lapas Geser ini mendapat sambutan positif dan apresiasi tinggi dari para tokoh lintas agama di Negeri Geser. Umar Rauf, yang menjabat sebagai Penghulu sekaligus Pembantu Imam Masjid Raya Nurul Hidayah, serta Kepala MAN 1 Seram Bagian Timur di Geser menyampaikan rasa terima kasih dan dukungan penuhnya. Menurutnya, kegiatan sosial ini sangat menyentuh hati masyarakat setempat.
"Kami selaku masyarakat sekaligus pengurus masjid mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kami sangat menghargai dan mendukung penuh upaya Kalapas beserta jajarannya," ujar Umar Rauf.
Lebih lanjut Umar Rauf berharap program sosial ini dapat terus berkelanjutan secara konsisten. "Ke depannya, kami berharap pihak MAN 1 Seram Bagian Timur dapat berkolaborasi dalam agenda kemasyarakatan seperti ini. Semoga langkah ini membawa kebaikan bagi Negeri Geser, terlebih kegiatan ini sangat sejalan dengan program madrasah kami mengenai ekotiologi, yaitu gerakan pembersihan, penghijauan, dan kelestarian lingkungan,” tambah Umar Rauf.
Senada dengan hal tersebut, apresiasi mendalam juga datang dari Pendeta Gereja Imanuel, Misye Telussa.
Ia mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini berdampak sangat positif dalam mempererat tali silaturahmi serta menjaga harmoni antarumat beragama di Geser.
“Kami sangat menghargai inisiatif tulus dari Lapas Geser yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk ikut menjaga kebersihan di lingkungan gereja. Ini adalah wujud nyata dari indahnya kebersamaan,” ungkap Misye Telussa.
Sementara itu, mewakili para peserta magang, Lajanudin Rumarubun, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas kesempatan untuk terlibat langsung dalam aksi sosial ini. Menurutnya, pengalaman aksi sosial bersama jajaran Lapas Geser ini memberikan pembelajaran berharga mengenai pentingnya nilai toleransi dan kepedulian lingkungan dalam dunia kerja.
“Kegiatan ini bukan hanya memberikan kami pengalaman kerja secara teknis, tetapi juga menempa empati sosial dan memperluas pemahaman kami tentang indahnya toleransi antarumat beragama di Geser. Kami sangat bersyukur dapat berkontribusi langsung bagi masyarakat dan berharap semangat gotong royong ini terus terjaga,” ujar Lajanudin Rumarubun.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi contoh nyata bagaimana institusi pemasyarakatan dapat berperan aktif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas. Lebih dari sekadar aksi bersih-bersih, kolaborasi ini berhasil memperkuat fondasi kebersamaan, merawat keberagaman, dan mengokohkan semangat toleransi yang telah lama mengakar di Negeri Geser.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....