Warga Binaan Rutan Masohi Dibina Mental dan Spritual
- 10 Sep 2026 19:18 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masohi terus berkomitmen memperkuat pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan beragama Islam. Pembinaan dilaksanakan melalui pembacaan shalawat bersama serta diskusi keagamaan di Masjid Darussalam Rutan Masohi, Kamis 10 September 2026.
Kegiatan diawali dengan pembacaan shalawat bersama. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus memberikan ketenangan batin bagi warga binaan selama menjalani masa pemidanaan. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi keagamaan dan kuis Islami yang dipandu oleh Tim Penyuluh Agama Islam dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah.
Melalui sesi tanya jawab, warga binaan diajak untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman keislaman dengan cara yang interaktif. Kepala Rutan Masohi, Idris Kilkoda, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter warga binaan.
“Pembinaan kerohanian ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian penting dari proses pembentukan karakter. Kami berharap seluruh warga binaan dapat mengikuti setiap sesi dengan serius sehingga pemahaman agama yang diperoleh dapat menjadi bekal saat mereka kembali dan berbaur di tengah masyarakat,” ujar Idris.
Sementara itu, Ustadzah Nurhaida Wailissa mengapresiasi semangat dan antusiasme warga binaan dalam mengikuti pembinaan keagamaan.
Menurutnya, metode diskusi dan kuis dapat membantu warga binaan lebih aktif dalam memahami materi yang disampaikan.
“Pendekatan melalui diskusi dan kuis interaktif kami gunakan agar materi keagamaan lebih mudah dipahami. Semangat belajar warga binaan sangat baik. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang untuk memperbaiki diri dan menguatkan niat menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Nurhaida.
Salah seorang warga binaan berinisial F.S. turut menyampaikan manfaat yang dirasakan dari kegiatan pembinaan kerohanian yang rutin dilaksanakan di Rutan Masohi.
“Kegiatan seperti ini membuat hati lebih tenang dan memberikan kesempatan bagi kami untuk menambah pemahaman agama.

Diskusi dan kuis juga membuat kami lebih aktif belajar, sehingga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” tutur F.S.
Seluruh rangkaian pembinaan keagamaan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif di bawah pengawasan jajaran pengamanan Rutan Masohi. Kegiatan dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku sebagai bagian dari upaya memastikan pembinaan berjalan secara aman dan terarah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....