FKPT Maluku Bentengi Generasi Muda dari Aksi Anarkisme dan Paham Radikal

  • 09 Sep 2026 22:26 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Maluku berkomitmen membentengi generasi muda dari ancaman aksi anarkis serta penyebaran paham radikal. Dalam dialog interaktif yang berlangsung pada Selasa (8/9/2026), kelompok perempuan dan anak disorot sebagai segmen paling rentan yang kini menjadi sasaran empuk narasi provokatif di tengah masyarakat.

Kepala Bidang Perempuan dan Anak FKPT Maluku, Dr. Renny H. Nendissa, S.H., M.H., menegaskan bahwa emosi remaja yang belum stabil serta minimnya filter informasi membuat kelompok muda berisiko tinggi terjerumus ke dalam tindakan destruktif. Menurutnya, langkah pencegahan dini mutlak dilakukan dengan menempatkan lingkungan keluarga dan institusi pendidikan sebagai basis utama pembentukan karakter dasar anak.

Renny menilai peran ibu di dalam rumah tangga sangat sentral sebagai pendidik utama yang menanamkan nilai-nilai toleransi, kedamaian, serta penyelesaian konflik tanpa kekerasan. Pendekatan berbasis kasih sayang dan komunikasi aktif di lingkungan keluarga terbukti jauh lebih efektif meredam potensi agresivitas remaja ketimbang pola pengasuhan yang kaku.

Selain lingkungan domestik, kerentanan ruang digital juga menjadi perhatian serius FKPT Maluku seiring maraknya konten intoleran yang berpotensi memicu aksi radikal. Guna membendung gempuran arus informasi liar tersebut, penguatan literasi digital serta wawasan kebangsaan akan digencarkan secara masif ke sekolah-sekolah dan komunitas pemuda di Maluku.

Menutup perbincangan, Renny mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk membangun jejaring pengamanan sosial yang solid. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan ruang aman bagi tumbuh kembang anak sekaligus mencetak generasi muda Maluku yang berkarakter, cerdas, dan cinta damai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....