Latuapo: Akar Budaya & Tradisi Lokal Benteng Penjaga Integritas & Identitas Maluku

  • 09 Sep 2026 19:51 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID.Ambon — Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI Ambon, kembali menggelar dialog interaktif yang mengangkat isu strategis seputar penguatan karakter anak bangsa melalui kearifan lokal. Dialog khusus tersebut memfokuskan pembahasan pada pentingnya pembinaan generasi muda agar lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan adat serta tradisi budaya di Maluku.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku, Prof. Dr. Abdullah Latuapo, M.Ag., dalam pemaparannya menegaskan bahwa akar budaya dan nilai-nilai tradisi lokal merupakan benteng utama dalam menjaga integritas serta identitas masyarakat Maluku di tengah arus modernisasi. Menurutnya, pemuda sering kali menjadi kelompok yang paling rentan tergerus oleh budaya luar, sehingga pembinaan yang terarah berbasis kearifan lokal menjadi sebuah urgensi kebangsaan

Latuapo menegaskan bahwa falsafah hidup orang basudara, pela gandong, serta berbagai warisan tradisi leluhur tidak boleh hanya menjadi slogan semata, melainkan harus diinternalisasi secara nyata oleh generasi milenial dan Gen Z di Maluku. Nilai-nilai kultural tersebut terbukti ampuh sejak dulu dalam merawat kerukunan, toleransi, serta ikatan kebersamaan lintas agama dan golongan di bumi Raja-Raja.

Lebih lanjut, ia mendorong agar lembaga pendidikan, tokoh adat, tokoh agama, serta pemerintah daerah dapat bersinergi merumuskan langkah taktis dalam memasukkan unsur pendidikan karakter berbasis budaya lokal ke dalam ruang-ruang publik kaum muda. Pelibatan aktif anak muda dalam event kebudayaan, pengenalan bahasa daerah, serta praktik adat istiadat sehari-hari dinilai efektif untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap identitas daerah.

Lebih jauh, Latuapo berpesan agar generasi muda Maluku tidak melupakan jati diri asalnya betapapun tinggi mobilitas ilmu dan teknologi yang mereka kuasai. Budaya dan adat tradisi lokal harus dijadikan kompas moral dalam melangkah, agar kemajuan zaman tetap berjalan selaras dengan kelestarian warisan leluhur yang bermartabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....