Densus 88 Soroti Kerentanan Anak Korban Bullying di Dunia Maya
- 09 Sep 2026 09:08 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Perundungan atau bullying terhadap anak dapat menjadi salah satu faktor yang membuat mereka mencari lingkungan pertemanan di dunia maya. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian ketika komunitas yang ditemukan justru memiliki ketertarikan terhadap kekerasan, sebagaimana disampaikan Kasatgaswil Maluku Densus 88/AT Polri, Kombes Pol I Wayan Sukarena.
Dikatakan, anak yang tidak memperoleh teman atau merasa terasing dalam kehidupan nyata dapat mencari penerimaan melalui ruang digital. Interaksi tersebut kemudian berpotensi membawa anak masuk ke dalam kelompok yang memiliki pengalaman maupun ketertarikan terhadap kekerasan.
“Dia di dunia nyata kurang mendapat teman, akhirnya dia lari ke dunia tidak nyata. Anggota dalam kelompok tersebut bahkan tidak saling mengenal secara langsung meski berinteraksi secara intensif melalui dunia maya,” katanya saat dialog di PRO1 RRI Ambon.
Menurutnya, hubungan yang terbentuk melalui komunitas digital dapat memberikan rasa memiliki kepada anak yang sebelumnya merasa terisolasi. Namun, lingkungan tersebut menjadi berisiko apabila di dalamnya terdapat konten yang mengarah pada kekerasan atau mendorong perilaku ekstrem.
Ia meminta orang tua dan pihak sekolah tidak mengabaikan perubahan perilaku anak, termasuk perubahan sikap dan pergaulan. Deteksi lebih awal dinilai penting agar anak yang mengalami persoalan sosial dapat segera memperoleh pendampingan yang sesuai.
“Penanganan persoalan tersebut membutuhkan perhatian bersama. Ruang pergaulan yang sehat diharapkan membantu anak memperoleh dukungan tanpa harus mencari penerimaan melalui komunitas digital yang berisiko,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....