Banjir Rob Berpotensi Terjadi di Pesisir Maluku

  • 06 Sep 2026 20:26 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Sejumlah wilayah pesisir di Maluku berpotensi mengalami banjir pesisir atau rob mulai 6 hingga 16 September 2026. Kondisi tersebut dipicu fenomena fase perigee pada 7 September dan fase bulan baru pada 11 September yang berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum air laut.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Mujahidin, S.Si, dalam informasi resmi yang dikeluarkan 6 September 2026, menyebutkan wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir Kota Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Kepulauan Kei, Kepulauan Aru, dan Kepulauan Tanimbar.

Menurut Mujahidin, waktu terjadinya potensi gelombang pasang dan banjir rob berbeda pada setiap wilayah, baik dari sisi hari maupun jam. Secara umum, potensi banjir pesisir di wilayah Maluku berlangsung pada periode 6 hingga 16 September 2026.

Kondisi tersebut berpotensi berdampak terhadap aktivitas masyarakat di kawasan pesisir dan sekitar pelabuhan, termasuk kegiatan bongkar muat serta aktivitas masyarakat di permukiman pesisir. T

Mujahidin mengimbau masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan siaga mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut. Masyarakat juga diminta memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG serta menghubungi kantor BMKG terdekat apabila membutuhkan informasi lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....