Pangkoarmada RI Resmikan Jembatan Kori, Buka Akses Warga di Tawiri
- 30 Agt 2026 09:07 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Pangkoarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata meresmikan Jembatan Kori di Kali Wailawa, Dusun Sawa, Negeri Tawiri, Kota Ambon, Sabtu 29 Agustus 2026. Peresmian jembatan gantung tersebut dilakukan di tengah hujan dalam rangkaian kunjungan kerja Pangkoarmada RI di wilayah Kodaeral IX.
Didampingi Dankodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, peresmian dilakukan melalui penandatanganan prasasti. Jembatan Kori menjadi akses utama yang menghubungkan Dusun Sawa dengan wilayah sekitarnya.
Pangkoarmada RI menilai keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi aktivitas masyarakat. Selain mempermudah mobilitas, akses baru ini diharapkan mendukung kegiatan ekonomi, pertanian, dan pendidikan warga.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan oleh warga Dusun Sawa. Ini bukan hanya tentang akses, tetapi juga tentang penggerak roda perekonomian, pertanian, dan pendidikan di wilayah ini,” ujar Denih Hendrata.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Kori menjadi bukti sinergi TNI AL dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan infrastruktur. Ia mengapresiasi Kodaeral IX dan warga yang bersama-sama mendorong pembangunan jembatan tersebut melalui semangat gotong royong dan swadaya.
Ditegaskan, TNI AL akan terus memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon. Sinergi tersebut diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kehidupan warga.
“Pembangunan jembatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI AL tidak hanya dalam menjaga pertahanan dan keamanan laut, tetapi juga turut berkontribusi dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,”ucapnya.
Tokoh Agama Negeri Tawiri, Pendeta Thomas Pattinasarany menyebut Jembatan Kori memiliki arti strategis bagi warga Dusun Sawa, karena merupakan satu-satunya akses penghubung masyarakat dengan wilayah sekitar.
“Kami berharap keberadaannya dapat meningkatkan konektivitas sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian, pertanian, dan akses pendidikan masyarakat,” ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....