Sahapory Bersatu Membangun Komitmen Kolektif demi Kemajuan Negeri Kailolo
- 29 Agt 2026 13:20 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID.Ambon — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan tampak menyelimuti Aula Gedung Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Maluku pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Tepat pukul 10.00 WIT, gedung tersebut menjadi saksi digelarnya acara pelantikan dan rapat kerja organisasi Sahapory Bersatu. Kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus, anggota, serta sejumlah tamu undangan yang antusias menyaksikan tonggak awal kepengurusan baru dalam memperkuat solidaritas masyarakat Negeri Sahapory.
Pelantikan pengurus baru ini mengusung tema "Membangun Komitmen Kolektif dan Mendorong Kemajuan Negeri Sahapory Baik dan Bermartabat". Pemilihan tema tersebut merefleksikan tekad kuat seluruh elemen organisasi untuk bersatu padu, mengesampingkan perbedaan, dan berfokus pada pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di kampung halaman.
Dalam arahannya, Ketua Sahapory Bersatu, Abdul Majid Marasabessy, menegaskan bahwa momentum pelantikan dan rapat kerja ini harus dijadikan sebagai titik balik kebangkitan bersama. Ia menyampaikan bahwa kemajuan Negeri Sahapory hanya bisa dicapai melalui kerja sama yang erat, transparansi, serta komitmen kolektif dari seluruh anak negeri, baik yang berada di tanah rantau maupun di kampung halaman.
Rapat kerja yang dilanjutkan usai prosesi pelantikan dirancang untuk merumuskan program-program strategis jangka pendek dan jangka panjang. Fokus utama pembahasan mencakup penguatan sektor sosial, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta sinergi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah demi percepatan pembangunan infrastruktur dan ekonomi di Negeri Sahapory (KAILOLO)
Setelah pelantikan ini, kepengurusan Sahapory Bersatu yang baru diharapkan mampu membawa angin segar serta menjadi motor penggerak perubahan yang positif. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, yang semakin mempererat tali silaturahmi antarwarga Sahapory di Provinsi Maluku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....