Pasca Pelarian Warga Binaan, Lapas Ambon Perbaiki Penerangan & Optimalkan Personil
- 28 Agt 2026 17:08 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon- Pasca-insiden pelarian warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon langsung bergerak cepat dengan memperketat sistem pengamanan, Rabu 26 Agustus 2026. Langkah pembenahan utama difokuskan pada perbaikan sistem penerangan di seluruh area pantauan pos atas serta pengaktifan kembali pos atas II penjagaan yang sebelumnya sempat kosong.
Kepala Lapas Kelas IIA Ambon, Sumarwoto Hendra Budiman, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur keamanan yang ada. Ia menyampaikan bahwa perbaikan fasilitas dan penempatan personel pada pos atas II adalah harga mati untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Kami telah menginstruksikan jajaran untuk segera membenahi seluruh titik lemah, mulai dari lampu penerangan yang minim hingga penempatan personel di pos atas II. Keamanan Lapas adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar," ujar Hendra saat ditemui di ruang kerjanya.
Langkah taktis di lapangan langsung dikoordinasikan oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP), Jefry Persulessy. Ia menjelaskan bahwa area-area yang sebelumnya minim cahaya kini telah dipasangi lampu sorot tambahan guna memaksimalkan jarak pandang petugas jaga, khususnya pada malam hari.
Selain itu, penempatan personel pada pos atas II juga telah direalisasikan setelah selama ini kosong akibat keterbatasan personel.
"Penerangan di area luar dan titik rawan tembok perimeter sudah kami maksimalkan. Pos atas II yang sebelumnya kosong juga kini sudah terisi oleh petugas secara bergiliran agar pengawasan terhadap aktivitas warga binaan jauh lebih ketat," ungkap Jefry.
Dari sisi pelaksana lapangan, pengetatan pengamanan ini disambut dengan kesiapan penuh oleh para petugas jaga.
Afdeany Mahu, salah satu anggota regu pengamanan Lapas Ambon, mengaku bahwa setelah memaksimalkan penerangan sangat membantu tugas mereka dalam memantau situasi di sekitar area branggang dan tembok keliling saat malam hari.
"Dengan tambahan penerangan dan rekan-rekan yang kini mengisi pos kosong, kami merasa jauh lebih terbantu dan sigap dalam mengawasi situasi.

Pengawasan kini menjadi lebih berlapis dan terpantau dengan baik," tutur Afdeany Mahu.
Melalui langkah pembenahan infrastruktur dan optimalisasi sumber daya manusia ini, Lapas Ambon berkomitmen untuk terus meningkatkan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan. Stabilitas dan keamanan di dalam maupun di luar lingkungan lapas kini menjadi fokus berkelanjutan demi menciptakan suasana pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....