Warga Keluhkan Pembelakuan Tertib Parkir di Kawasan Islamic Center Ambon

  • 24 Agt 2026 13:29 WIB
  •  Ambon

‎RRI.CO.ID, Ambon – Pemberlakuan tertib parkir di kawasan Islamic Center Waihaong, Kota Ambon, baru-baru ini justru memunculkan sejumlah keluhan dari warga dan pengunjung. Alih-alih menciptakan ketertiban, langkah tersebut dinilai belum matang dalam perencanaan dan sosialisasinya.

‎Berdasarkan pantauan di lokasi, sejak kebijakan itu diterapkan, kendaraan yang dulunya dapat diparkir secara gratis di sepanjang area terbuka kawasan tersebut kini harus dikenai retribusi parkir. Hal ini membuat pengunjung, terutama warga sekitar merasa kesulitan.

‎Siti, salah satu pelaku uasaha kecil di kawasan itu mengaku kebijakan ini memberatkan dirinya sebagai pelaku usaha, manakala para pelaku usaha yang berlokasi di kawasan tersebut juga harus dikenai tertib parkir, dan diberlakukan tanpa adanya pemberitahuan yang cukup.

‎"Kami sebagai pelaku usaha kecil ini merasa ini satu beban lagi, karena untuk berjualan saja kami sudah di retribusi, ini harus lagi bayar parkir, sementara pengungjung disini setelah adanya penerapan parkir mulai berkurang, disitu omset kami juga berkurang." ungkap siti, Senin (24/8/2026).

‎Keluhan serupa disampaikan oleh Rian, seorang pengunjung. Ia menyesalkan adanya penerapan dilokasi ini, karena tidak adanya pemberitahuan sebelumnya, tiba-tiba sudah ditagih, sehingga banyak pengelunjung yang bingung saat masuk kawasan.

‎"Sepintas tujuan tertib parkir ini bagus, agar lingkungan rapi dan tertata. Tapi sosialisasinya kurang. Akibatnya malah bingung dan kaget kalau masuk harus bayar parkir," ujarnya.

‎Selain itu, sejumlah warga juga mempertanyakan pengelolaan dan biaya parkir di lokasi tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Perhubungan Provinsi Maluku maupun pengelola Islamic Center Waihaong terkait keluhan yang berkembang di masyarakat. Warga berharap kebijakan ini dievaluasi dan disempurnakan agar tujuan ketertiban tetap tercapai tanpa merugikan pengguna jasa dan masyarakat sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....