Pemprov Maluku Dorong Proyek Strategis Jadi Penggerak Rantai Ekonomi

  • 24 Agt 2026 16:22 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Cibubur – Pemerintah Provinsi Maluku mendorong sejumlah proyek strategis daerah tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur, tetapi mampu menciptakan rantai nilai ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Proyek tersebut diharapkan membuka lapangan kerja, memperkuat industri lokal dan mendorong pertumbuhan UMKM.

Hal tersebut disampaikan dalam Forum Harmony Indonesia 1881 di Cibubur, Bogor, Selasa (18/8/2026). Sambutan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Umar Alhabsy, menyebut transformasi ekonomi membutuhkan keterhubungan antara proyek strategis, dunia usaha, masyarakat dan pasar.

Sejumlah proyek yang didorong menjadi pengungkit ekonomi antara lain pengembangan Blok Masela, Maluku Integrated Logistics Hub, pengembangan pariwisata Banda, Bendungan Way Apu, serta program hilirisasi pala dan kelapa. Pemerintah menilai proyek-proyek tersebut memiliki potensi membentuk kegiatan ekonomi baru apabila terintegrasi dengan pelaku usaha lokal.

Menurut Pemprov Maluku, pembangunan proyek strategis harus mampu menciptakan rantai nilai, mulai dari penyediaan bahan baku, pengolahan, distribusi hingga pemasaran. Dengan pola tersebut, investasi diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga mendorong tumbuhnya industri daerah dan memperluas akses pasar.

Pemprov Maluku karena itu mengajak investor nasional maupun global membangun kemitraan yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah berharap investasi yang masuk dapat menjadi mesin transformasi ekonomi sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pelaku UMKM dalam berbagai rantai usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....