Pemprov Maluku Tawarkan Empat Sektor Unggulan kepada Investor Global

  • 24 Agt 2026 16:22 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Cibubur – Pemerintah Provinsi Maluku membuka peluang investasi bagi dunia usaha dan investor internasional untuk mengembangkan potensi ekonomi daerah. Empat sektor utama yang ditawarkan meliputi kelautan dan perikanan, pertanian dan rempah, pariwisata bahari, serta energi terbarukan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Forum Harmony Indonesia 1881 di Hotel Artotel Living World, Cibubur, Bogor, Selasa (18/8/2026). Sambutan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Umar Alhabsy, menegaskan posisi strategis Maluku sebagai provinsi kepulauan dengan potensi ekonomi yang besar.

Di sektor kelautan dan perikanan, peluang investasi terbuka mulai dari pengolahan hasil tangkap, cold chain, pengalengan hingga pemanfaatan teknologi modern. Potensi budidaya laut Maluku mencapai sekitar 158 ribu hektare, namun pemanfaatannya baru sekitar 3.816 hektare. Komoditas tuna, cakalang dan tongkol juga menjadi salah satu kekuatan perikanan daerah.

Sementara sektor pertanian diarahkan pada modernisasi dan hilirisasi komoditas rempah, khususnya pala dan cengkeh. Pada sektor pariwisata, peluang investasi mencakup pembangunan akomodasi, transportasi antarpulau dan desa wisata di berbagai destinasi seperti Banda Neira, Kepulauan Kei, Pantai Ora, Ngurbloat, Ngurtafur dan Pulau Bair.

Pemprov Maluku juga menawarkan peluang pengembangan energi terbarukan berbasis tenaga surya, angin, mikrohidro, biomassa, panas bumi hingga energi laut. Melalui investasi di empat sektor tersebut, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi daerah berjalan seiring dengan penciptaan lapangan kerja, penguatan industri lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....