Operasi SAR Resmi Ditutup, Arien Maspaitella Dinyatakan Hilang
- 23 Agt 2026 22:14 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Pencarian terhadap Arien Maspaitella, warga asal Desa Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel), Kota Ambon, yang dilaporkan hilang saat melaut pada Senin, 17 Agustus 2026 resmi dihentikan. Keputusan tersebut diambil pihak Basarnas Ambon setelah dalam tujuh hari pencarian, korban tidak juga berhasil ditemukan. Sesuai prosedur, operasi SAR dihentikan dan dilanjutkan dengan pemantauan.
"Operasi SAR hari ke tujuh telah dilakukan tapi hasilnya tetap saja nihil. Dan Basarnas telah resmi menghentikan operasi SAR terhadap korban Arien Maspaitella," kata Dantim Ops SAR, Renhard Lopies di Ambon, Minggu, 23 Agustus 2026
Menurutnya, pihaknya telah mengerahkan sebanyak empat RSU untuk memaksimalkan pencarian korban di hari ketujuh. Empat SRU ini terlibat dari Basarnas, Polairud Polda Maluku, Polsek Leitimur Selatan, Kodaeral IX, dan masyarakat setempat.
Upaya pencarian korban dilaksanakan sejak pagi hingga sore hari dengan melalui udara, permukaan air, bawah air, dan pesisir pantai. Sayang, korban tak juga ditemukan. "Kami lalu berkoordinasi bersama dengan keluarga dan seluruh unsur SAR gabungan bahwa Ops SAR resmi dihentikan dan akan dilanjutkan dengan pemantuan," ucapnya
Dia menambahkan, apabila kedepan ditemukan tanda tanda pasti keberadaan korban maka operasi SAR akan dibuka kembali. "Terima kasih kepada semua pihak yang sudah turut membantu dalam proses pencarian baik dari Polairud Polda Maluku, Kodaeral IX dan masyarakat Negeri Rutong," ucapnya
Sekadar tahu, korban awalnya pergi melaut bersama dua rekannya di sekitar perairan negeri Hutumuri, Senin, 17 Agustus 2026. Mereka menuju pantai sekira pukul 16.30 WIT.
Asyik memancing, datang gelombang besar yang kemudian menghantam perahu yang mereka tumpangi hingga membuat perahu terbalik. Dua rekannya itu berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang ke tepian pantai. Sementara Arien Maspaitella hilang diduga tersapu ganasnya ombak.
Kedua rekannya kemudian melaporkan peristiwa itu ke keluarga korban warga setempat. Pencarian pun lalu dilakukan secara mandiri oleh warga. Sayang, hingga melam hari, korban tak ditemukan.
Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke Basarnas. Kini, operasi SAR telah resmi ditutup dan korban dinyatakan hilang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....