Cari Pakai Drone, Nelayan Rutong Belum Juga Ditemukan
- 22 Agt 2026 22:14 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Pencarian terhadap Arien Maspaitella, seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan pantai Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, pada Senin, 17 Agustus 2026, masih terus berlanjut. Hingga kini, pencarian telah memasuki hari ke enam. Tim SAR gabungan bersama masyarakat pun telah memperluas area pencarian, namun hasilnya tetap nihil.
Kendati demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat tim SAR gabungan untuk mencari pria berusia 25 tahun tersebut. Untuk memaksimalkan proses pencaria, sebanyak empat Search Rescue Unit (SRU) di terjunkan. Area operasi SAR pun diperluas. Bahkan Basarnas mengerahkan drone untuk mobilisasi pencarian jalur udara.
"Tapi hingga pencarian hari ini dihentikan, tim belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan korban," kata Dantim Ops SAR, Renhard Lopies di Ambon, Sabtu, 22 Agustus 2026
Menurutnya, bertindak sebagai SRU 1 yakni Searider Kodaeral IX bergerak melakukan pencarian pada beberapa titik koordinat yang sudah ditentukan. Disusul SRU 2 yakni Rubber Boat Polairud Polda Maluku dan Rubber Boat Basarnas Ambon bergerak melakukan pencarian di permukaan air arah utara dan timur lokasi kejadian.
Tak luput juga sektor bawah laut tetap di selami oleh SRU 3 dari tim penyelam Kodaeral IX guna memaksimalkan pencarian korban di bawah air.
"Dan SRU terakhir yang kami kerahkan adalah SRU Udara dari Tim Drone Basarnas Ambon untuk mobilisasi pencarian jalur udara. Sebanyak empat kali penerbangan Drone dilaksanakan dari pagi hingga sore hari dengan total jarak penyisiran sekitar 12 kilometer tapi hasilnya nihil," ucapnya
Ditambahkan, pencarian akan dilanjutkan pada Minggu besok dengan melibatkan seluruh unsur SAR termasuk pemerintah desa Rutong dan pihak keluarga.
"Mudah-mudahan dengan segala tindakan, doa, tenaga, maupun semua peralatan yang dikerahkan pada hari ketujuh besok berharap korban segera kami ditemukan," kata Lopies
Sekadar tahu, korban awalnya pergi melaut bersama dua rekannya di sekitar perairan negeri Hutumuri, Senin, 17 Agustus 2026. Mereka menuju pantai sekira pukul 16.30 WIT.
Asyik memancing, datang gelombang besar yang kemudian menghantam perahu yang mereka tumpangi hingga membuat perahu terbalik.
Dua rekannya itu berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang ke tepian pantai. Sementara Arien Maspaitella hilang diduga tersapu ganasnya ombak.
Kedua rekannya kemudian melaporkan peristiwa itu ke keluarga korban warga setempat. Pencarian pun lalu dilakukan secara mandiri oleh warga. Sayang, hingga melam hari, korban tak ditemukan.
Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke Basarnas. Kini, operasi SAR masih terus dilakukan dengan harapan korban dapat ditemukan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....