Lobi Pemda Berbuah Manis, PLN Siapkan Rp9 Triliun untuk Maluku & Malut

  • 22 Agt 2026 22:11 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - PT PLN (Persero) mengalokasikan anggaran sekitar Rp9 triliun untuk pengembangan sistem kelistrikan di Maluku dan Maluku Utara. Dukungan tersebut menjadi salah satu hasil koordinasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Maluku, John Laipeny mengatakan alokasi tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi pemerintah daerah dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Ia menyebut sektor kelistrikan, selain transportasi laut, menjadi perhatian utama bagi kawasan 3T dan pegunungan.

"Bukan saja soal deviasi kapal perintis, tetapi kelistrikan bagi warga di wilayah 3T dan pegunungan juga menjadi perhatian serius kami di legislatif bersama eksekutif," ujar Laipeny kepada RRI.

Menurutnya, hasil tersebut sekaligus membantah anggapan bahwa perjalanan dinas kepala daerah ke Jakarta hanya bersifat seremonial. Setiap kunjungan, kata dia, harus dilihat dari manfaat yang berhasil dibawa pulang untuk kepentingan masyarakat.

Program kelistrikan itu diharapkan menjangkau desa, kawasan pegunungan serta pulau-pulau terpencil yang hingga kini masih mengalami keterbatasan penerangan. Perluasan jaringan listrik juga diproyeksikan membuka ruang bagi berkembangnya kegiatan ekonomi masyarakat setempat.

Aspirasi mengenai kebutuhan listrik sebelumnya disampaikan warga dari kawasan pegunungan Manusela dan sejumlah wilayah pesisir kepada Pemerintah Provinsi Maluku. Dokumen aspirasi tersebut diterima langsung Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa pada 18 Agustus 2026.

Laipeny menilai tindak lanjut terhadap aspirasi tersebut menunjukkan pemerintah daerah berupaya memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah sulit terjangkau mendapat perhatian. Pembangunan harus mampu menjangkau kawasan yang selama ini berada jauh dari pusat pemerintahan.

"Gubernur boleh berkantor di Ambon sebagai ibu kota provinsi, tetapi semangat kerjanya ada di wilayah pesisir 3T sebagai garda terdepan NKRI, serta di wilayah-wilayah pegunungan," ujarnya.

Selain meningkatkan akses penerangan, penguatan kelistrikan diharapkan mendukung sekolah, fasilitas kesehatan dan pelaku usaha mikro di daerah. Pemerintah daerah menargetkan dukungan infrastruktur tersebut ikut meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia di Maluku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....