Lapas Ambon Resmikan Patita Mart and Cafe: Upaya Pembinaan Kemandirian & Pelayanan

  • 17 Agt 2026 18:40 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali mencatatkan tonggak sejarah penting dalam upaya pembinaan kemandirian dan peningkatan pelayanan. Lapas Ambon secara resmi meredefinisi fasilitas ekonominya melalui peresmian gedung baru Koperasi Konsumen Lapas Ambon yang dinamakan Patita Mart and Cafe.

Peresmian ini dilakukan secara langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerisa, ditandai dengan prosesi penguntingan pita dan penandatanganan prasasti, Senin 17 Agustus 2026. Peresmian gedung baru ini membawa napas lega dan kebahagiaan tersendiri bagi seluruh keluarga besar Lapas Ambon.

Sebelumnya gedung koperasi yang menjadi pusat kegiatan ekonomi dan pelayanan tersebut sempat mengalami musibah kebakaran pada 30 Juni 2026 lalu. Berkat kerja keras, sinergi, dan komitmen yang kuat, fasilitas vital tersebut kini berhasil dibangun kembali jauh lebih representatif, sekaligus mewujudkan bentuk nyata kemandirian dengan mempekerjakan warga binaan sebagai kasir di tempat tersebut.

Kepala Lapas (Kalapas) Ambon, Sumarwoto Hendra Budiman, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselesaikannya pembangunan kembali gedung koperasi pascainsiden kebakaran beberapa bulan lalu.

Ia mengungkapkan bahwa Patita Mart and Cafe bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi juga wadah strategis dalam mendukung program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, termasuk melibatkan mereka secara langsung dalam operasional sehari-hari.

“Kebakaran yang terjadi pada 30 Juni lalu sempat menjadi ujian berat bagi kami. Namun, berkat dukungan berbagai pihak, hari ini kita bisa menyaksikan kebangkitan baru melalui Patita Mart and Cafe. Fasilitas ini didedikasikan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga sebagai sarana pelatihan kerja nyata bagi warga binaan seperti menempatkan mereka langsung sebagai kasir agar memiliki keterampilan wirausaha dan kepercayaan diri saat kembali ke masyarakat,” ungkap Hendra.

Sementara itu Gubernur Maluku, Hendrik Lewerisa, yang hadir langsung dalam acara pemberian remisi kepada warga binaan sekaligus meresmikan gedung koperasi tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Lapas Ambon yang bergerak cepat memulihkan fasilitas pelayanan publik di tengah keterbatasan.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung kemajuan ekonomi kerakyatan di lingkungan pemasyarakatan.

“Saya mengapresiasi ketangguhan jajaran Lapas Ambon yang mampu bangkit dengan cepat pascakebakaran beberapa waktu lalu. Kehadiran Patita Mart and Cafe ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi yang produktif serta sarana pembinaan yang efektif bagi warga binaan agar kelak siap mandiri,” tutur Gubernur.

Sementara itu, perwakilan pengurus Koperasi Konsumen Lapas Ambon, Laras Makawimbang, turut membagikan rasa haru dan bangganya atas peresmian wajah baru koperasi mereka.

Ia menyatakan kesiapan jajaran pengurus untuk mengelola Patita Mart and Cafe secara profesional demi kesejahteraan anggota dan peningkatan kualitas pembinaan kepribadian warga binaan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh anggota koperasi atas kesabaran, dukungan, dan kekompakan yang telah diberikan. Dari puing-puing musibah kebakaran bulan Juni lalu, hari ini kita bangkit bersama dengan semangat baru. Kami berkomitmen mengelola Patita Mart and Cafe ini secara profesional dan transparan demi kemajuan bersama,” ujar Laras

Peresmian Patita Mart and Cafe di Lapas Ambon menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kerja keras mampu mengubah musibah menjadi peluang kemajuan. Momentum ini tidak hanya memulihkan infrastruktur ekonomi lapas yang sempat terdampak kebakaran, tetapi juga memperkuat optimisme bahwa pembinaan kemandirian bagi warga binaan di bumi Maluku akan terus berjalan secara berkelanjutan dan berdampak luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....