SMA 2 SBT Raih Penghargaan Penata Kamera Terbaik di FFPM 2026.

  • 16 Agt 2026 08:52 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - SMA Negeri 2 Seram Bagian Timur (SMA 2 SBT) berhasil meraih penghargaan Penata Kamera Terbaik dalam ajang Festival Film Pelajar Maluku (FFPM) 2026 yang digelar di Taman Budaya Provinsi Maluku, Sabtu 15 Agustus 2026.

Penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMA 2 SBT sekaligus menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah mampu bersaing dan menghasilkan karya perfilman yang berkualitas.

Festival Film Pelajar Maluku 2026 menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas dan bakat sinematografi generasi muda Maluku, khususnya para pelajar. Selain memberikan penghargaan terhadap karya-karya film pelajar, festival ini juga mendorong pelestarian budaya dan kearifan lokal Maluku melalui karya film.

Salah satu karya yang mengantarkan SMA 2 SBT meraih penghargaan tersebut adalah film pendek “Perigi untuk Kembali”. Film ini diproduksi dengan keterbatasan peralatan, bahkan sebagian besar proses produksinya dilakukan menggunakan telepon genggam.

Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang bagi para pelajar untuk berkarya. Mereka justru membuktikan bahwa kekuatan sebuah film tidak hanya ditentukan oleh mahalnya peralatan, tetapi juga oleh kekuatan cerita dan pesan yang ingin disampaikan.

“Penghargaan ini adalah bukti bahwa keberhasilan bukan alasan untuk berhenti berkarya. Film Perigi untuk Kembali lahir bukan dari sebuah kamera mahal. Sebagian besar prosesnya hanya menggunakan HP. Tapi kami percaya, yang membuat sebuah film bermakna bukan sekadar kamera, melainkan seberapa kuat cerita yang ingin disampaikan,” demikian disampaikan tim film tersebut.

Tim produksi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap proses pembuatan film, khususnya keluarga besar SMA 2 SBT dan semua pihak yang terus mendukung serta menghargai karya film pendek pelajar.

“Terima kasih untuk kalian yang selalu mendukung film pendek, SMA 2 SBT, keluarga, serta semua yang telah mendukung dan menghargai film ini. Tetap terus berkarya dan jangan pernah berhenti bermimpi,” lanjutnya.

Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan seperti ini merupakan bentuk dukungan penting terhadap perkembangan kreativitas generasi muda, khususnya di bidang seni dan perfilman.

Terpisah, Kepala SMA Negeri 2 SBT Rauf Rumakey menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah bekerja keras dalam seluruh proses produksi film tersebut. Ia menilai prestasi ini menunjukkan bahwa pelajar di daerah memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan.

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap potensi anak-anak daerah,p termasuk dalam bidang seni dan perfilman.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras anak-anak SMA 2 SBT. Kami sangat mengapresiasi semangat dan kreativitas mereka. Kami berharap pemerintah daerah dapat melihat dan memberikan ruang yang lebih besar bagi potensi anak-anak daerah untuk terus berkembang dan berkarya,” ujarnya.

Festival Film Pelajar Maluku 2026 sendiri mengusung semangat memberikan ruang apresiasi bagi kreativitas, bakat sinematografi, serta upaya pelestarian kearifan lokal di kalangan pelajar.

Melalui festival tersebut, karya-karya film pelajar se-Maluku diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Maluku sebagai Tanah Raja-Raja kepada masyarakat Indonesia dan dunia.

Malam penganugerahan FFPM 2026 menjadi puncak rangkaian kegiatan festival sekaligus momentum untuk memberikan penghargaan kepada para pelajar yang telah menunjukkan kreativitas dan prestasi mereka dalam bidang perfilman. Prestasi SMA 2 SBT menjadi salah satu bukti bahwa keterbatasan fasilitas bukan penghalang untuk melahirkan karya dan prestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....