Debit Air Berkurang, Tirta Yapono Optimalkan Sumur Bor

  • 10 Agt 2026 19:37 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Menurunnya debit air baku pada beberapa titik di wilayah Kota Ambon akibat ancaman El Nino dan kemarau mendorong Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Yapono melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga kontinuitas pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan pemanfaatan sumur air dalam (sumur bor) sebagai sumber alternatif. Langkah tersebut diambil untuk membantu memenuhi kebutuhan pelanggan di tengah berkurangnya debit sumber air permukaan.

"Kita telah menyiapkan langkah antisipasi dalam menghadapi ancaman El Nino dan kemarau yaitu dengan mengoptimalkan sumur-sumur cadangan agar distribusi air bersih ke pelanggan tidak terganggu," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Tirta Yapono, Pieter Saimima di Ambon, Senin, 10 Agustus 2026

Menurutnya, salah satu kawasan yang mulai terdampak penurunan debit air ialah Wainitu. Wilayah ini melayani sekitar 4.018 kepala keluarga (KK). Untuk menjaga kestabilan pasokan, Perumdam mengoptimalkan pemanfaatan sumur bor yang ada di wilayah tersebut.

"Awalnya sudah rusak tapi mesinnya sydah diperbaiki, sekitar enam bulan lalu gitu. Kini, sumur itu telah dioperasikan setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIT dan dipadukan dengan pasokan dari sumber air permukaan yang masih tersedia," ujarnya

Saimima mengaku, strategi serupa juga diterapkan di kawasan Mangga Dua. Selama ini wilayah tersebut mengandalkan sumber air permukaan dari Kusu-Kusu Sere. Namun, menyusul penurunan debit, Perumdam memperkuat pasokan dengan mengoperasikan dua unit sumur bor.

"Dua sumur bor tersebut mampu menyuplai sekitar 2.000 meter kubik air ke dua bak penampung yang melayani lebih dari seribu pelanggan Perumdam," kata Saimima

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....