RTH Tawiri Belum Difungsikan, Pemkot Ambon Kaji Dampak Ekonomi
- 10 Agt 2026 16:25 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Terhitung hampir sembilan tahun sudah, bangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, yang dikerjakan oleh Dinas Pertanian (Distan) Kota Ambon, berdiri. Proyek tersebut mulai dikerjakan pada tahun 2015 dan selesai pada 2018 lalu. Sayang, hingga Agustus 2026, bangunan tersebut belum juga difungsikan sesuai peruntukan.
Lantas kapan RPH Tawiri beroperasi? Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena yang dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan bahwa Pemkot Ambon tentu tidak menolak relokasi RPH dari kawasan Mardika ke Tawiri. Namun, Pemkot masih mempertimbangkan dampak ekonomi, terutama biaya distribusi yang berpotensi memengaruhi harga daging.
"Begini, saya bukan mau atau tidak. Tapi kita coba mengkaji dari aspek ekonomi. Orang membawa sapi dari Ambon kota, dibawa potong di Tawiri, kemudian kembali lagi dijual di kota, tentu membutuhkan biaya transportasi yang tinggi," kata Bodewin Wattimena di Ambon, pekan kemarin.
Menurutnya, Pemkot saat ini sedang berupaya menekan harga komoditas melalui subsidi transportasi. Karena itu, kebijakan relokasi harus dikaji secara matang agar tidak menambah beban biaya distribusi.
Meski demikian, alasan ekonomi dinilai belum sepenuhnya menjawab keluhan masyarakat terkait dampak lingkungan dan kenyamanan akibat keberadaan RPH di pusat kota. Selama kajian terus dilakukan tanpa keputusan yang jelas, persoalan bau, kebersihan, dan tata kota diperkirakan akan tetap menjadi keluhan warga.
Bodewin menegaskan, apabila hasil kajian teknis merekomendasikan pemindahan RPH ke Tawiri, pemerintah siap menindaklanjutinya.
"Kalau mau pindah ke Tawiri, silakan. Saya sudah sampaikan ke dinas teknis, dilakukan saja kajiannya," ucapnya
Ia menambahkan, relokasi juga bertujuan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat di kawasan pusat kota. Pengaturan teknis serta distribusi nantinya akan menjadi tanggung jawab dinas terkait.
Hingga kini, masyarakat masih menantikan kepastian langkah pemerintah. Relokasi yang telah lama diwacanakan diharapkan tidak kembali berhenti pada tahap kajian, tetapi segera diwujudkan dengan mempertimbangkan kepentingan ekonomi sekaligus kenyamanan publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....