Riset dan Inovasi Jadi Kebutuhan Utama Maluku yang Bergeografis Kepulauan
- 08 Agt 2026 22:15 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Provinsi Maluku menilai riset dan inovasi bukan lagi sekadar pilihan, tetapi menjadi kebutuhan utama untuk mengatasi berbagai keterbatasan geografis sebagai provinsi kepulauan. Penguatan ekosistem riset dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Gubernur Maluku dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah, Sadali Ie, saat melaunching Muktamar VIII Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Tahun 2026 sekaligus peresmian Sekretariat MPW ICMI Maluku di Ambon, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Sadali mengatakan Pemerintah Provinsi Maluku berharap ICMI dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan perhatian lebih besar terhadap pengembangan inovasi berbasis potensi kepulauan. Menurutnya, keterbatasan geografis harus dijawab dengan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
"Sebagai provinsi kepulauan, inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk mengatasi berbagai keterbatasan geografis sekaligus mengoptimalkan potensi daerah," ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk ICMI, dalam mendorong transformasi menuju Maluku yang maju, adil, dan sejahtera serta menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sekda berharap kolaborasi pemerintah, ICMI, BRIN, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta melahirkan solusi inovatif yang benar-benar diterapkan untuk mendukung pembangunan Maluku.
Diketahui Launching Muktamar VIII Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Peresmian Sekretariat Majelis Pengurus Wilayah (MPW) ICMI Maluku mengusung tema “Transformasi Cendekiawan Muslim untuk Indonesia Berdaya, Bermutu dan Berkelanjutan”.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat (MPP) ICMI, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bersama jajaran pengurus ICMI, Forkopimda Provinsi Maluku, sekretaris kota Ambon, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, cendekiawan, akademisi, serta tokoh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....