Lapas Ambon Gandeng BPVP Beri Materi & Praktek Penggantian Komponen AC Split

  • 05 Agt 2026 12:37 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pembinaan kemandirian yang berkualitas bagi warga binaan.

Kali ini, Lapas Ambon menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon menggelar kegiatan Tailor Made Training (TMT) Kejuruan Refrigerasi dengan program pelatihan khusus Penggantian Komponen pada Unit AC Split yang diikuti oleh sebanyak 16 orang warga binaan, Selasa 5 Agustus 2026.

Pada hari pertama pelaksanaan pelatihan, ke-16 peserta warga binaan Lapas Ambon langsung mendapatkan pembekalan materi intensif. Sesi perdana tersebut diisi dengan pengenalan secara langsung mengenai berbagai komponen pada unit AC Split beserta sistem kelistrikannya, yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi tentang tata cara pencucian AC indoor dan outdoor, dipandu oleh instruktur dari BPVP Ambon, Elco Montober Nainggolan,

Pelaksanaan program di lingkungan Lapas Ambon ini mendapat dukungan penuh dari jajaran pegawai.

Zulkipli Salampessy selaku Kasi Kegiatan Kerja (Giatja) menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi ini merupakan langkah strategis Lapas Ambon dalam membekali ke-16 warga binaan dengan keahlian teknik yang aplikatif dan bernilai ekonomis tinggi sebagai bekal reintegrasi sosial.

"Kami di Lapas Ambon berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang berdampak nyata. Pelatihan kejuruan seperti refrigerasi bagi ke-16 peserta ini sangat dibutuhkan di dunia kerja. Kami berpesan agar mereka serius mengikuti setiap tahapan hingga nantinya mengikuti uji kompetensi di akhir pelatihan demi masa depan yang lebih baik," ujar Zulkipli Salampessy saat memantau jalannya kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, instruktur pelatihan Elco Montober Nainggolan, menjelaskan bahwa pada hari pertama fokus utama diberikan pada pemahaman dasar komponen fisik dan alur kelistrikan AC Split agar ke-16 warga binaan memiliki pondasi yang kuat sebelum masuk ke tahap praktik dan uji kompetensi.

"Hari pertama di Lapas Ambon ini kami fokuskan pada pengenalan anatomi dasar AC Split dan jalur kelistrikannya secara langsung kepada 16 peserta. Antusiasme para warga binaan sangat luar biasa dan mereka sangat aktif mengikuti setiap penjelasan," tutur Elco Montober Nainggolan.

Memasuki hari kedua, pelatihan berlanjut ke tahap aplikasi lapangan dengan materi praktik pembersihan (cleaning) unit AC indoor dan outdoor serta penggantian komponen unit AC. Ke-16 warga binaan tampak antusias turun langsung mempraktikkan teknik perawatan, pencucian komponen indoor dan outdoor, hingga teknik penggantian komponen AC secara benar dan sesuai prosedur keselamatan kerja, yang nantinya akan ditutup dengan pelaksanaan uji kompetensi bagi seluruh peserta.

Program pembinaan kemandirian ini dirasakan langsung manfaatnya oleh para warga binaan peserta pelatihan di Lapas Ambon. Salah satu peserta berinisial PR mengaku sangat bersyukur bisa terpilih masuk dalam kelompok 16 orang tersebut untuk mengikuti pelatihan teknis, mulai dari pemahaman komponen, praktik pembersihan indoor dan outdoor, hingga persiapan uji kompetensi.

"Kami sangat berterima kasih kepada pihak Lapas Ambon dan BPVP Ambon atas kesempatan ini. Ilmu perbaikan, penggantian komponen, dan pembersihan AC indoor maupun outdoor ini membuka wawasan baru bagi kami agar kelak bisa mandiri dan mencari nafkah secara halal setelah bebas nanti," ungkap PR dengan penuh semangat mewakili rekan-rekan peserta lainnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, Hendra Budiman, memberikan apresiasi tinggi kepada pihak BPVP Ambon serta jajarannya yang telah menginisiasi terlaksananya program pelatihan vokasi ini bagi ke-16 warga binaannya.

Menurutnya, program keterampilan kerja merupakan bagian penting di Lapas Ambon untuk mentransformasi warga binaan menjadi pribadi yang produktif dan tersertifikasi

"Pelatihan keahlian khusus di Lapas Ambon bagi 16 warga binaan ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam membina mereka agar memiliki kompetensi yang dibuktikan melalui uji kompetensi nantinya. Terima kasih kepada BPVP Ambon, semoga kolaborasi ini terus berlanjut untuk mencetak tenaga kerja yang terampil dan siap kembali ke masyarakat," tegas Hendra.

Dengan berjalannya rangkaian pelatihan ini hingga tahap uji kompetensi nanti, Lapas Ambon berharap ke-16 warga binaan peserta dapat menyerap ilmu dengan baik, sehingga kelak mampu menjadi teknisi yang handal dan siap berkontribusi positif usai merampungkan masa pembinaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....