Sambut HUT ke-81 RI, Pemerintah Kecamatan Banda Gelar Kerja Bakti Akbar
- 31 Jul 2026 12:57 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Banda Neira, – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Panitia HUT RI ke-81, Pemerintah Kecamatan Banda menyelenggarakan Kerja Bakti Akbar, melibatkan seluruh elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan berlangsung pada Jumat (31/7) pukul 08.00 WIT dengan titik kumpul di Istana Mini Banda Neira.
Mengusung tema "Semangat Kemerdekaan, Banda Bersih dan Asri", kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat budaya gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia. Area kerja bakti difokuskan pada kawasan Istana Mini Banda Neira hingga kawasan pesisir Pantai Laut Banda, yang merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat sekaligus destinasi wisata sejarah dan bahari.

Kerja bakti massal tersebut diikuti oleh Pemerintah Kecamatan Banda, TNI-Polri, instansi pemerintah, sekolah, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, perguruan tinggi, serta masyarakat dari berbagai desa. Turut hadir pula delegasi Program Pengabdian Masyarakat "Kolaborasi Pemuda untuk Banda Naira", sebuah inisiatif yang digagas oleh Divisi Pengabdian Masyarakat PPI Dunia Kawasan Amerika-Eropa bersama Kawan Alam Indonesia.
Kehadiran para relawan muda dari berbagai daerah di Indonesia maupun diaspora Indonesia, menjadi simbol bahwa semangat membangun Banda Neira tidak hanya lahir dari masyarakat setempat, tetapi juga mendapat dukungan generasi muda Indonesia yang berada di berbagai belahan dunia. Partisipasi mereka menjadi bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat yang mengangkat isu pelestarian lingkungan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan nilai sejarah dan budaya Banda Neira.
Kepala Kecamatan Banda, Dra. R.A. Handayani Hassannusi menjelaskan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam menyongsong Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi seluruh unsur masyarakat dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Kami ingin memastikan kawasan-kawasan strategis ini tetap bersih, tertata, dan nyaman, baik untuk masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung."ujar Dra. R.A. Handayani Hassannusi.
Sementara itu, Kapolsek Banda, IPTU Muslim N. Renuf, S.H., mengapresiasi tingginya partisipasi seluruh unsur dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja bakti akbar menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
"Sebagai masyarakat Banda, kita harus menyadari bahwa Banda Neira merupakan salah satu destinasi wisata unggulan. Karena itu, melalui kegiatan seperti ini kita ingin menghadirkan Banda yang bersih, rapi, nyaman, dan memberikan kesan yang baik bagi setiap wisatawan yang datang," ungkap IPTU Muslim
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari kalangan akademisi yang tergabung dalam Konsorsium Banda Berbudaya. Wakil Rektor I Universitas Banda Naira sekaligus Koordinator Aksi Konsorsium Banda Berbudaya, Budiono Senin, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa kerja bakti akbar memiliki nilai edukatif bagi masyarakat.
"Melalui kegiatan ini kita bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah yang baik. Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat sehingga tumbuh kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama."jelas Budiono
Pada kesempatan yang sama, Wanda Syahputra, S.E., Co-Founder Kawan Alam Indonesia, menyampaikan bahwa keikutsertaan relawan Kolaborasi Pemuda untuk Banda Naira, merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa sekaligus komitmen generasi muda dalam menjaga warisan alam dan budaya Indonesia.

"Banda Neira bukan hanya menyimpan sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga memiliki kekayaan alam dan budaya yang harus dijaga bersama. Melalui Kolaborasi Pemuda untuk Banda Naira, kami ingin menghadirkan aksi nyata yang dimulai dari hal sederhana, yaitu bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan," kata Wanda.
Sementara Aurelia Arianti Vinton, Direktur Divisi Pengabdian Masyarakat PPI Dunia Kawasan Amerika-Eropa mengatakan, keterlibatan para relawan dalam kerja bakti memberikan pengalaman berharga untuk belajar langsung mengenai nilai gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat Banda.
"Kami percaya bahwa pengabdian masyarakat tidak hanya dilakukan melalui program pendidikan atau seminar, tetapi juga dengan terlibat langsung bersama masyarakat. Kami merasa bangga dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Banda dan Kawan Alam Indonesia dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan di salah satu kawasan bersejarah Indonesia," ujar Aurelia.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata sebagai wajah Kabupaten Maluku Tengah di mata wisatawan nasional maupun mancanegara. Sebagai wilayah yang memiliki nilai sejarah tinggi dan dikenal sebagai Kepulauan Rempah Dunia, Banda Neira membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar tetap lestari, nyaman, dan berdaya saing sebagai destinasi wisata berkelas dunia.
Partisipasi aktif masyarakat bersama pemerintah, aparat keamanan, akademisi, pelajar, komunitas, serta delegasi Kolaborasi Pemuda untuk Banda Naira, menunjukkan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersatu dalam semangat kemerdekaan, bergotong royong menjaga lingkungan, dan bersama merawat Banda Neira sebagai warisan berharga Indonesia untuk dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....