Nelayan di Ambon Dibekali Pengetahuan Keselamatan Melaut melalui SLCN
- 30 Jul 2026 12:39 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Sebanyak 40 nelayan di Kota Ambon mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Yos Sudarso. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vlissingen Balai Kota Ambon, Kamis 30 Juli 2026 ini bertujuan meningkatkan kapasitas nelayan dalam memanfaatkan informasi cuaca maritim dan teknologi kelautan.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus mendorong peningkatan kapasitas dan keselamatan nelayan melalui pemanfaatan informasi cuaca maritim. Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka SLCN Tahun 2026.
Ia menilai nelayan memiliki peran penting sebagai penyedia sumber pangan bagi masyarakat. Namun, aktivitas melaut memiliki risiko tinggi sehingga peningkatan pengetahuan tentang cuaca dan kondisi laut menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas melaut yang aman.
“Nelayan adalah para petarung di laut yang mempertaruhkan nyawa demi menghidupi keluarga dan menyediakan pangan bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui SLCN, Wattimena berharap nelayan semakin memahami pentingnya informasi cuaca sebagai dasar dalam mengambil keputusan sebelum melaut. Pengetahuan tersebut dinilai mampu mengurangi risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan produktivitas nelayan.
"Tanggung jawab kita bersama adalah memastikan kapasitas mereka terus meningkat, keselamatan jiwa mereka terlindungi, dan kesejahteraan mereka semakin baik," kata Bodewin.
Menurutnya, nelayan hebat bukan hanya mampu meningkatkan hasil tangkapan, tetapi juga memiliki pengetahuan, keterampilan, serta mampu memanfaatkan teknologi dan memahami kondisi cuaca sebelum melaut. Hal tersebut sejalan dengan tema SLCN Tahun 2026, yakni "Nelayan Hebat, Selamat, Sejahtera."
Bodewin mengimbau para nelayan untuk menjadikan informasi BMKG sebagai rujukan utama sebelum beraktivitas di laut, guna meminimalkan risiko kecelakaan.
" Informasi yang diberikan BMKG harus dimanfaatkan dengan baik untuk memastikan nelayan pergi melaut dengan aman dan dapat kembali ke rumah dengan selamat," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....