Malam Perenungan Kudatuli, PDI Perjuangan Serukan Demokrasi Bermartabat
- 28 Jul 2026 14:16 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Maluku menggelar malam perenungan untuk memperingati 30 tahun peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 (Kudatuli) di Pelataran Pattimura Park, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin 27 Juli 2026. Kegiatan tersebut diikuti pengurus, kader, simpatisan, hingga senior partai sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan demokrasi di Indonesia.
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun mengatakan Kudatuli bukan hanya menjadi luka bagi PDI Perjuangan, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia karena menjadi simbol pembungkaman terhadap demokrasi. Ia menegaskan tragedi tersebut harus menjadi pengingat agar tidak lagi terjadi pengkhianatan terhadap nilai-nilai demokrasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Kudatuli bukan hanya luka milik PDI maupun PDI Perjuangan semata, melainkan luka seluruh rakyat Indonesia karena menjadi simbol pembungkaman terhadap demokrasi," kata Benhur Watubun.
Benhur menegaskan PDI Perjuangan menolak segala bentuk kekerasan, pembatasan kebebasan berekspresi, dan praktik-praktik yang mencederai demokrasi. Ia juga mengutip pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri bahwa partai akan selalu berpihak kepada kebijakan yang mengutamakan kepentingan rakyat dan menentang kebijakan yang merugikan rakyat.
Sementara itu, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena yang turut menghadiri kegiatan tersebut menyatakan Kudatuli menjadi pelajaran penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Pemerintah Kota Ambon katanya, berkomitmen menjaga proses demokrasi agar tetap berjalan sesuai nilai-nilai konstitusi.
"Pemerintah Kota Ambon berkomitmen untuk terus menjaga dan mengawal proses demokrasi agar tetap berjalan sesuai nilai-nilai konstitusi," ujar Bodewin Wattimena.
Sementara itu, Ketua Panitia Johan Rahantoknam mengatakan malam perenungan melibatkan seluruh pengurus, kader, simpatisan, dan sesepuh PDI Perjuangan Maluku di Kota Ambon. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen kader untuk terus menjaga semangat perjuangan partai sekaligus mengenang salah satu peristiwa penting dalam sejarah demokrasi Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....