Obrolan Demokrasi Kudatuli, Benhur: Kedaulatan Rakyat Adalah Segalanya
- 25 Jul 2026 17:11 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Dalam rangka memperingati peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 (Kudatuli), DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku menggelar kegiatan Obrolan Demokrasi Kudatuli sebagai ruang refleksi atas perjuangan di Indonesia, berlangsung Kantor Sekretariat DPD PDI Perjuangan Maluku, Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus partai, kader, akademisi, aktivis, OKP Cipayung plus, pemuda dan mahasiswa yang berdiskusi mengenai pentingnya menjaga demokrasi dan kedaulatan rakyat.
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun dalam sambutannya menegaskan, kerusuhan 27 Juli 1996 merupakan bagian dari kehidupan bangsa Indonesia. Peristiwa ini penting dikenang bukan untuk membangun dendam antara PDI Perjuangan dengan kekuasaan yang otoriter, tetapi untuk mengingatkan kita termasuk pemerintah bahwa kedaulatan rakyat adalah segala-galanya.
"Kedaulatan rakyat adalah segalanya. Demokrasi bukan hanya soal pemilu, tetapi bagaimana memastikan setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk menyampaikan aspirasi dan mendapatkan keadilan," kata Benhur
Menurutnya, peristiwa Kudati merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan demokrasi yang tidak boleh dilupakan oleh generasi muda. Semangat perjuangan tersebut harus terus menjadi pengingat bahwa demokrasi hanya dapat tumbuh apabila suara rakyat dihormati.
"Kita ingin menikmati otonomi dan alam reformasi, tetapi otonomi itu mulai ditarik pelan pelan. Suka atau tidak suka, apa yang diperjuangkan oleh pemuda dan mahasiswa pada 1998 mulai mengalami sebuah penipisan. Itu harus dibangkitkan lagi, harus dilanjutkan satu gebrakan, dan gebrakan ini paling tidak memberikan catatan kepada pemerintah bahwa dunia ini tidak boleh di cabik-cabik," ujarnya
Benhur yang juga Ketua DPRD Maluku itu menambahkan, nilai-nilai yang diperjuangkan dalam peristiwa Kudatuli masih relevan hingga saat ini. Karena itu, seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab untuk menjaga demokrasi agar tetap berjalan sesuai dengan amanat konstitusi.
Obrolan Demokrasi Kudatuli menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan pegiat demokrasi yang membahas dinamika politik nasional, tantangan demokrasi di era digital, serta pentingnya memperkuat partisipasi publik dalam proses pengambilan kebijakan.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pandangan yang menekankan pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin memahami nilai-nilai demokrasi, kebebasan berpendapat, serta pentingnya nenjaga persatuan di tengah perbedaan.
Melalui kegiatan ini, PDI perjuangan berharap semangat perjuangan demokrasi yang lahir dari peristiwa Kudatuli terus hidup dan menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, menjunjung tinggi konstitusi, serta menempatkan kedaulatan rakyat sebagai prinsip utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....