Gubernur Maluku Dorong Kolaborasi Pemuda Demi Kemajuan Banda Neira

  • 25 Jul 2026 13:02 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa dan Kawan Alam Indonesia Perkuat Pengabdian Masyarakat serta Produksi Film Dokumenter untuk Promosi Maluku di Tingkat Internasional. Semangat kolaborasi generasi muda Indonesia dalam membangun daerah kembali mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Maluku. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif yang digagas oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Kawasan Amerika–Eropa bersama Kawan Alam Indonesia melalui Program Pengabdian Masyarakat Banda Neira 2026 yang dipadukan dengan produksi film dokumenter sebagai media promosi sejarah, budaya, dan potensi daerah.

Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Maluku saat menerima delegasi PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa dan Kawan Alam Indonesia dalam agenda audiensi yang membahas pelaksanaan program pengabdian masyarakat selama satu bulan di Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah. Program ini melibatkan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di berbagai negara di kawasan Amerika dan Eropa bersama para pegiat konservasi dan pembangunan masyarakat dari Kawan Alam Indonesia.

Delegasi dipimpin oleh Aurelia Arianti Vinton, selaku Direktur Pengabdian Masyarakat PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa sekaligus Wakil Ketua Umum Kawan Alam Indonesia. Dalam paparannya, Aurelia menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kontribusi diaspora muda Indonesia untuk kembali mengabdi kepada tanah air melalui pendidikan, pemberdayaan masyarakat, penguatan kapasitas generasi muda, serta promosi potensi daerah yang berkelanjutan.

Selain melaksanakan berbagai kegiatan edukasi di sekolah, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan literasi kebangsaan, rangkaian pengabdian tersebut juga akan didokumentasikan dalam sebuah film dokumenter yang mengangkat kekayaan sejarah rempah, warisan budaya, kehidupan masyarakat kepulauan, serta nilai-nilai konservasi Banda Neira.

Sebagai mitra kolaborasi, Kawan Alam Indonesia mengambil peran dalam pengembangan konsep produksi, kampanye konservasi, serta penyusunan narasi film agar mampu menjangkau masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Wanda Syahputra, Co-Founder Kawan Alam Indonesia, menegaskan bahwa dokumenter yang diproduksi bukan sekadar menjadi arsip visual kegiatan, tetapi diharapkan mampu menjadi instrumen diplomasi publik yang memperkenalkan wajah Banda Neira kepada dunia.

"Film dokumenter ini kami rancang sebagai ruang bertemunya sejarah, pendidikan, konservasi, dan semangat pengabdian. Kami ingin menunjukkan bahwa Banda Neira bukan hanya memiliki warisan rempah yang mendunia, tetapi juga menyimpan nilai kemanusiaan, budaya, dan potensi pembangunan berkelanjutan yang layak dikenal oleh masyarakat internasional. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa ketika pemuda, pemerintah, akademisi, dan masyarakat bersatu, akan lahir dampak positif yang jauh lebih besar," ujar Wanda Syahputra.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyampaikan apresiasi atas lahirnya kolaborasi lintas organisasi, lintas profesi, dan lintas negara yang diprakarsai oleh generasi muda Indonesia. Menurutnya, Program Pengabdian Masyarakat Banda Neira tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan Maluku sebagai daerah yang kaya akan sejarah, budaya, serta potensi pariwisata kepada dunia internasional.

"Pemerintah Provinsi Maluku menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif yang dibangun oleh PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa bersama Kawan Alam Indonesia. Program pengabdian masyarakat seperti ini menunjukkan kepedulian nyata generasi muda Indonesia terhadap pembangunan daerah. Kami juga mendukung rencana produksi film dokumenter tentang Banda Neira karena dapat menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan sejarah, budaya, keindahan alam, dan potensi Maluku kepada masyarakat internasional, sekaligus memperkuat citra Maluku sebagai salah satu destinasi bersejarah dan berkelas dunia,"ujar Gubernur

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....