Pertengahan Agustus, KMP Bahtera Nusantara Akan Kembali Beroperasi
- 23 Jul 2026 16:44 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: KMP Bahtera Nusantara milik Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya yang sebelumnya mengalami kerusakan mesin beberapa waktu lalu dipastikan akan kembali beroperasi pada pertengahan Agustus 2026 mendatang. Kepastian tersebut diperoleh Komisi III DPRD Maluku saat menggelar rapat bersama manajemen PD Panca Karya di Kantor DPRD Maluku, Kamis, 23 Juli 2026.
Pengoperasian kapal tersebut menjadi prioritas untuk kembali melayani masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antar pulau di Maluku. "Kesimpulan rapat hari ini, Kapal Bahtera Nusantara harus sudah kembali beroperasi dalam waktu satu bulan. Kalau dihitung dari sekarang, sekitar pertengahan Agustus kapal ini sudah mulai melayani masyarakat," kata Alhidayat Wajo
Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, setelah Bahtera Nusantara kembali beroperasi, sejumlah kapal lain yang selama ini berhenti berlayar juga akan diaktifkan secara bertahap.
"Yang menjadi perhatian kami juga adalah beberapa jalur yang sampai sekarang belum aktif, seperti Ambon–SBT–Tual serta sejumlah rute subsidi lainnya. Itu menjadi konsentrasi kami agar segera kembali beroperasi," ujarnya.
Ia menjelaskan, berhentinya operasional Bahtera Nusantara disebabkan kerusakan mesin usai melayani angkutan mudik masyarakat beberapa waktu lalu. "Mesinnya rusak setelah melayani angkutan mudik. Sekarang mesin itu sudah berada di Surabaya dan diperkirakan sekitar 10 sampai 15 hari lagi tiba di Ambon untuk dipasang," jelas Wajo.
Selain Bahtera Nusantara, Komisi III juga meminta PD Panca Karya segera mengaktifkan armada yang selama ini vakum akibat kerusakan maupun keterbatasan operasional.
"Kami belum berbicara soal penambahan armada. Yang kami minta sekarang adalah armada yang sedang off segera diaktifkan kembali agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu," ucapnya
Pengoperasian kembali kapal-kapal tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan transportasi laut masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah kepulauan.
"Kalau cepat operasi maka masyarakat pasti senang karena tak terkendala dan hal ini bagus karena akan mendukung penuh aktivitas ekonomi di Daerah-daerah," kata Alhidayat menutup obrolannya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....