Lapas Geser Gelar Upacara Hari Anak Nasional, Dorong Sinergi Perlindungan Anak
- 23 Jul 2026 11:38 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon-Jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Geser menggelar upacara bendera memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026, Kamis 23 Juli 2026. Upacara yang berlangsung khidmat di halaman kantor Lapas ini dipimpin langsung oleh Kepala Urusan Tata Usaha, Muhammad Alhamid dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Lapas Geser untuk merefleksikan sejauh mana hak-hak anak telah terpenuhi dan apa yang perlu ditingkatkan untuk masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.
Dalam nuansa khidmat ini, Alhamid berkesempatan membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI), Arifatul Choiri Fauzi. Beliau menyampaikan bahwa Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 mengangkat tema utama "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan." Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan penegasan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga, dihormati, dan didengar pendapatnya. Anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai dengan usia dan tingkat kematangannya.
“Perlindungan anak tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi dan gotong royong seluruh elemen bangsa, dimulai dari keluarga sebagai pelindung pertama dan utama, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama dan tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah. Yang tidak kalah penting, anak juga berperan sebagai mitra dalam upaya perlindungan. Melalui keberanian untuk menyampaikan pendapat, saling menjaga, saling mengingatkan, dan berpartisipasi sesuai dengan usia dan kapasitasnya, anak turut berperan dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi dirinya maupun sesamanya,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, Peringatan HAN ke-42 Tahun 2026 juga memiliki beberapa nilai dasar yang dapat menjadi muatan tujuan pada tiap kegiatan yang dilaksanakan, yakni Berakhlak Mulia, Bahagia, Peduli, Berani, Cerdas, Solidaritas, Aman, dan Bertanggung Jawab. Nilai-nilai ini diharapkan mampu terinternalisasi sebagai fondasi anak-anak Indonesia dalam bertumbuh bermasyarakat.
“Saya mengajak seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, lembaga pendidikan, komunitas, keluarga, serta seluruh anak Indonesia untuk menjadi bagian dari Gerakan BERLIAN (Bersama Lindungi Anak). Mari kita pastikan semangat ini bergema dari kota hingga pelosok desa, dari ruang kelas hingga ruang digital, sehingga setiap anak Indonesia dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, bahagia, dihormati, didengar suaranya, serta terpenuhi hak-haknya,” ajaknya.
Ditambahkan, setiap anak berhak untuk aman dan bahagia, di rumah, di sekolah, di ruang publik, maupun di dunia digital. Selain itu, juga berhak berteman dengan siapa saja tanpa memandang perbedaan, karena berbeda itu biasa, dan berteman itu luar biasa.
“Dan jika suatu saat kalian merasa tidak nyaman, mengalami kekerasan, atau melihat teman kalian mengalaminya, jangan diam. Ceritakan kepada orang dewasa yang kalian percaya, atau hubungi layanan SAPA 129. Negara akan selalu hadir untuk kalian,”serunya.
Melalui upacara ini, Lapas Kelas III Geser membuktikan peran aktifnya mendukung program pemerintah dalam menjaga amanah perlindungan anak serta membangun pondasi karakter anak bangsa yang kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....