Alami Kerusakan, Jalan menuju SMA 26 Malteng Butuh Perhatian

  • 22 Jul 2026 15:40 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Akses jalan masuk menuju Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 26 Maluku Tengah (Malteng) Negeri Hila Kecamatan Leihitu mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang tiap harinya dilewati ratusan siswa dan guru itu dinilai sudah tidak layak.

Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan tanaga pendidik. Bukan hanya soal banyaknya lubang, tapi juga permukaan jalan kini telah dipenuhi kerikil yang berserakan di sepanjang jalan.

Tidak sedikit siswa maupun guru yang mengendarai sepeda motor mengalami kesulitan saat melintas. Bahkan, beberapa di antaranya dilaporkan kerap tergelincir hingga terjatuh.

"Kalau ke sekolah, medan jalannya itu kan kita harus menanjak kurang lebih 200 meter. Nah, kalau jalan rusak bagini, kita yang mengendarai motor menjadi sangat was-was. Karena sudah banyak kejadian siswa, guru bahkan pengojek yang tergelincir dengan motor," kata Afdal, salah satu siswa SMA 26 Malteng kepada RRI Ambon, Rabu, 22 Juli 2026

Terpisah, Kepala Sekolah SMA 26 Malteng, Ayub Moni mengatakan, kerusakan jalan akses masuk menuju SMA 26 telah berlangsung cukup lama. Kendati begitu, pihak sekolah belum pernah mengusulkan proposal perbaikan ke pihak pemerintah kabupaten Malteng.

"Besok baru saya buat rapat bersama pihak komite sekolah agar kita segera mengusulkan proposal perbaikan ke pemerintah daerah," kata Mony

Mony mengaku, selama ini, pihak sekolah hanya memperbaiki kerusakan jalan dengan anggaran seadanya. Itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan tergelincir yang dialami siswa, guru maupun masyarakat.

"Kita sudah turun tangan untuk memperbaiki kerusakan yang ada, tapi sama saja, karena kerusakan terjadi hampir seluruh badan jalan. Ini berpotensi membahayakan keselamatan kami," ucapnya

Ia berharap, dengan pengajuan proposal nanti, pemerintah daerah dapat mengambil langkah perbaikan agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu.

"Karena akses menuju sekolah merupakan fasilitas penting yang harus mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan keselamatan para pelajar dan tenaga pendidik," kata Mony

Mony menambahkan, dengan kondisi jalan yang layak, diharapkan risiko kecelakaan dapat diminimalkan sehingga siswa dan guru dapat beraktivitas dengan aman tanpa dihantui kekhawatiran saat berangkat maupun pulang dari sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....