AMO dan PLN Bersinergi Mendorong Kebangkitan Tenun Ikat Amboina

  • 22 Jul 2026 04:57 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon – Ambon Music Office (AMO) bersama PT.PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menjalin kolaborasi strategis untuk mendorong pengembangan Tenun “Ikat Amboina” sebagai warisan budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif masyarakat Maluku.

Direktur Ambon Music Office (AMO) Ronny Loppies mengatakan, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan energi, tetapi juga melalui investasi pada budaya, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai kota yang menyandang predikat UNESCO Creative City of Music, Ambon terus memperluas dampak ekosistem musik ke berbagai subsektor ekonomi kreatif, termasuk kriya dan fesyen berbasis budaya lokal.

Melalui dukungan CSR PT.PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara, para penenun akan memperoleh penguatan kapasitas dalam berbagai aspek, mulai dari peningkatan keterampilan, pengembangan motif dan desain, penyediaan sarana produksi, hingga perluasan akses promosi dan pemasaran.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing Tenun Ikat Amboina tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Deputi Pengembangan Produk Kreatif AMO Dr. Amelia Rizki Pelu menyampaikan bahwa musik dan tenun merupakan dua ekspresi budaya yang saling melengkapi dalam membangun identitas Ambon. Keduanya lahir dari kreativitas masyarakat, mengandung nilai sejarah yang kuat, serta memiliki potensi besar untuk menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

"Ikat Amboina bukan sekadar produk kerajinan, tetapi merupakan narasi budaya yang ditenun menjadi identitas masyarakat Maluku. Melalui kolaborasi AMO dan PLN, kami ingin memastikan warisan budaya ini terus hidup, berkembang, dan memberikan manfaat ekonomi bagi para perajin UMKM serta generasi muda," ujar Pelu.

Program CSR PT.PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara ini juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor antara perajin tenun, desainer, musisi, akademisi, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan pemerintah daerah.

Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi, seperti penggunaan Tenun Ikat Amboina dalam kostum pertunjukan musik, produk fesyen, suvenir budaya, hingga berbagai festival yang memperkuat citra Ambon di tingkat nasional maupun internasional.

Inisiatif ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang menempatkan budaya sebagai salah satu pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dukungan CSR PLN menjadi contoh nyata bagaimana dunia usaha dapat berkontribusi dalam pelestarian warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif.

Ke depan, AMO dan PT.PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara berharap kolaborasi ini dapat menjadi model kemitraan antara sektor budaya dan dunia usaha dalam memperkuat identitas lokal, menciptakan lapangan kerja kreatif, serta memperluas pengakuan terhadap Tenun Ikat Amboina sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia yang memiliki daya saing global.

Dengan semangat "Energi untuk Budaya, Budaya untuk Masa Depan", AMO dan PLN mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai, menggunakan, dan mempromosikan Tenun Ikat Amboina sebagai simbol kebanggaan Maluku yang terus hidup, lestari, dan mendunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....