Harry Waluyo Dorong Transformasi Nasional Berbasis Ekonomi Kreatif Budaya
- 20 Jul 2026 19:43 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Pengamat Ekonomi Kreatif, Budaya dan Pariwisata, Harry Waluyo, mendorong Indonesia mengubah paradigma pembangunan dari Made in Indonesia menjadi Created by Indonesia. Menurutnya, budaya, kekayaan intelektual, ekonomi kreatif, dan kepariwisataan harus menjadi satu ekosistem yang mampu meningkatkan daya saing bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Pengamat Ekonomi Kreatif, Budaya dan Pariwisata Harry Waluyo menjelaskan, strategi tersebut bukan kebijakan baru, melainkan integrasi berbagai regulasi yang selama ini berjalan secara sektoral. Melalui pendekatan ini, budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga menjadi sumber inovasi, penciptaan nilai tambah, serta pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, pembangunan nasional harus diawali dengan pemajuan kebudayaan yang melahirkan kreativitas dan inovasi. Selanjutnya, hasil kreativitas itu dilindungi melalui kekayaan intelektual, dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif, lalu dimanfaatkan dalam sektor pariwisata sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, investasi, royalti, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Waluyo menambahkan, paradigma Created by Indonesia memiliki lima strategi utama, yakni mendorong kreativitas dan inovasi, memperkuat perlindungan kekayaan intelektual, memperluas komersialisasi melalui lisensi dan investasi, menghadirkan pengalaman wisata berbasis budaya, serta memastikan manfaat ekonomi dirasakan secara adil oleh para kreator, komunitas budaya, pelaku usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas budaya, dan masyarakat dapat memperkuat identitas bangsa sekaligus menjadikan budaya sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....