Lapas Wahai Inovasikan Program 'Tuntas Baca Alkitab Setahun'

  • 20 Jul 2026 13:47 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon-Upaya memperkuat pembinaan kepribadian berbasis spiritual dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai dengan meluncurkan program "Tuntas Baca Alkitab Setahun" bagi Warga Binaan Kristen. Program ini menjadi salah satu inovasi pembinaan kerohanian yang bertujuan menumbuhkan iman, karakter, dan semangat perubahan diri melalui pembacaan Firman Tuhan secara teratur selama satu tahun.

Melalui program ini, setiap Warga Binaan Kristiani menerima panduan beserta jadwal pembacaan Alkitab yang telah disusun secara sistematis sehingga seluruh isi Alkitab diselesaikan dalam kurun waktu 365 hari. Pelaksanaan program akan didampingi petugas pembinaan dan didukung dalam kegiatan ibadah rutin di Lapas.

Bertempat di Gereja Ebenhaezer, Sabtu 18 Juli 2026.

Kepala Lapas (Kalapas) Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan pembinaan spiritual merupakan bagian penting dari proses Pemasyarakatan dalam membentuk pribadi yang lebih baik.

"Pemasyarakatan tidak hanya membekali Warga Binaan dengan keterampilan, tetapi juga membangun karakter dan kehidupan rohani. Melalui program 'Tuntas Baca Alkitab Setahun' ini, kami berharap Warga Binaan makin bertumbuh dalam iman, memiliki pengharapan baru, dan termotivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat," harapnya.

Sementara itu, staf subseksi pembinaan, Frans Tepal, menjelaskan panduan pembacaan disusun dengan porsi harian yang mudah diikuti sehingga membangun kebiasaan membaca Alkitab secara konsisten.

"Kami ingin membiasakan Warga Binaan membaca Firman Tuhan setiap hari. Dengan jadwal yang teratur, mereka dapat lebih disiplin, memahami isi Alkitab secara menyeluruh, serta menjadikan nilai-nilai kasih, pengampunan, dan pengharapan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan," jelasnya.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari salah satu Warga Binaan lanjut usia, YS, karena memberikan motivasi baru dalam menjalani masa pembinaan. "Jadwal ini akan membuat saya lebih disiplin dan mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat, yakni literasi Alkitab. Saya berharap ketika bebas nanti, saya menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya.

Melalui program "Tuntas Baca Alkitab Setahun", Lapas Wahai menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya melalui pengembangan keterampilan, tetapi juga penguatan mental kerohanian. Diharapkan program ini membentuk Warga Binaan yang memiliki karakter spiritualitas, dan nilai-nilai moral yang kuat sebagai bekal untuk kembali menjadi pribadi yang bermanfaat di tengah keluarga dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....