Lapas Namlea Gandeng YBTS Perdalam Skill Bertani Warga Binaan
- 18 Jul 2026 09:43 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan keahlian bertani bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea bersama Yayasan Bina Tani Sejahtera melaksanakan program penyuluhan yang bertempat di areal perkebunan Lapas, Sabtu 18 Juli 2026.
Penyuluhan tersebut bertujuan untuk membekali warga binaan mengenai dasar-dasar dalam bertani seperti pemupukan, pengaplikasian obat-obatan pada tanaman, dan perawatan pada tanaman agar tumbuh dengan optimal.
Kepala Subseksi Pembinaan, Sofian Ahmad mengatakan kerja sama dengan YBTS diwadahi oleh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Desa Setempat sebagai tujuan dari optimalisasi program pembinaan kemandirian warga binaan dan perwujudan program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
"Keterampilan warga binaan dalam mengelola usaha tani di Lapas memerlukan skill dan pengalaman yang mumpuni agar programnya tetap berjalan secara konsisten dan optimal. Dengan menggandeng YBTS, warga binaan akan diberikan pelatihan secara bertahap," ujar Sofyan.
Sementara itu, M. Busrolana, selaku Technical Field Officer YBTS, mengatakan selama penyuluhannya dengan warga binaan, pihaknya akan membuat demonstration plot (demplot) atau penggarapan lahan pertanian percontohan untuk memperagakan penerapan teknologi dan teknik pertanian secara modern kepada warga binaan.
"YBTS adalah organisasi nirlaba di bawah naungan PT. East West Seed Indonesia yang bertugas meningkatkan kesejahteraan petani kecil, oleh karena itu kami tersebar di berbagai daerah untuk memberikan penyuluhan termasuk kepada warga binaan disini. Kedepan, akan ada lahan percontohan yang nantinya akan menjadi sampel penyuluhan bagi warga binaan," tuturnya.
Dilain tempat, Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy mengharapkan adanya kolaborasi yang baik antara warga binaan dan YBTS agar program pertanian di Lapas Namlea semakin produktif.
"Kami harapkan program penyuluhan ini menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi warga binaan. Ilmu-ilmu dan skill yang didapat di Lapas kelak pasti akan berguna ketika sudah bebas," harap Marasabessy.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....