BBRMP Maluku Perkuat Kapasitas Penyuluh Pertanian di MBD

  • 07 Jul 2026 15:05 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku terus memperkuat kapasitas penyuluh pertanian agar pelaporan Luas Tambah Tanam ( LTT) sesuai dengan kondisi riil di lapangan sebagai dasar perencanaan peningkatan produksi pangan.

Peningkatan kapasitas tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) pemetaan poligon lahan dan koordinasi pelaporan LTT yang digelar di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD)

"Kita terus berkomitmen untuk memperkuat kapasitas penyuluh pertanian agar pelaporan LTT sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” kata Kepala BBRMP Maluku, Gunawan, di Ambon, kemarin.

Bimtek peningkatan kapasitas itu juga turut diikuti Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Maluku Barat Daya, empat kepala bidang, tujuh staf Dinas Pertanian dan Pangan, serta 29 penyuluh pertanian dari berbagai wilayah di Kabupaten Maluku Barat Daya.

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Maluku Barat Daya, Thomas Katipana, mengenai arah dan kebijakan pembangunan pertanian di daerah tersebut.

Ia menegaskan, penyuluh pertanian memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan pertanian melalui pendampingan petani dan penguatan berbagai program peningkatan produksi pangan.

Pada sesi teknis, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemetaan poligon lahan serta koordinasi pelaporan Luas Tambah Tanam (LTT) padi. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari penyuluh terkait kendala yang dihadapi di lapangan, terutama dalam penentuan batas poligon lahan dan pelaporan LTT yang akurat.

"Selain meningkatkan kemampuan teknis penyuluh, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong pengembangan budidaya padi gogo di Kabupaten Maluku Barat Daya melalui percobaan penanaman di wilayah binaan masing-masing," ucapnya

Ia berharap, upaya tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mengidentifikasi potensi pengembangan padi gogo sekaligus memperluas areal tanam di daerah.

Melalui Bimtek ini, BBRMP Maluku juga berharap kualitas pemetaan lahan dan pelaporan LTT padi semakin akurat, sehingga data yang dihasilkan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan dan evaluasi program yang lebih tepat sasaran.

“Penguatan kapasitas penyuluh juga diharapkan mampu mendukung percepatan peningkatan produksi padi serta mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan," ujar Gunawan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....