Groundbreaking PSN Blok Masela Ditargetkan 16 Juli 2026

  • 02 Jul 2026 00:31 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Groundbreaking atau peletakan batu pertama Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar ditargetkan berlangsung pada 16 Juli 2026 dan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kepastian jadwal tersebut menjadi salah satu perkembangan penting yang disampaikan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto saat silaturahmi bersama insan media di Maluku pada, Rabu 1 Juli 2026 malam.

Pangdam mengatakan, proyek yang selama hampir 27 tahun belum terealisasi itu kini memasuki tahap akhir persiapan. Berbagai persoalan yang sebelumnya menghambat pelaksanaan proyek telah berhasil diselesaikan melalui kerja sama pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Alhamdulillah sampai sekarang sudah terpecahkan dan insya Allah tanggal 16 Juli 2026 kemungkinan besar Presiden akan hadir untuk melaksanakan groundbreaking," ujar Mayjen TNI Dody Triwinarto.

Untuk memastikan kesiapan akhir, Pangdam bersama Irdam XV/Pattimura Brigjen TNI Muhammad Ali dijadwalkan bertolak ke Jakarta guna memaparkan perkembangan terbaru proyek tersebut. Paparan akan mencakup situasi keamanan, kesiapan lokasi, serta progres penyelesaian hak-hak masyarakat terdampak.

Menurut Pangdam, seluruh proses pembebasan lahan seluas sekitar 662 hektar telah selesai dan diterima masyarakat. Saat ini, pemerintah bersama tim terpadu fokus menuntaskan pembayaran ganti tanam tumbuh yang telah didata dan dihitung secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku.

"Semuanya sudah clear. Yang tersisa sekarang tinggal pembayaran tanam tumbuh dan persiapan lokasi untuk groundbreaking," kata pangdam.

Selain perkembangan Blok Masela, Pangdam juga menyoroti keberhasilan penataan kawasan tambang Gunung Botak yang kini semakin kondusif. Ia menegaskan aktivitas pertambangan tanpa izin berhasil ditekan melalui pengawasan terpadu yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

"Dulu ada yang mengatakan setelah dibersihkan akan kumat lagi, tetapi sekarang saya buktikan tidak kumat lagi. Kondisinya terjaga dan terus kami awasi bersama," ucapnya dengan tegas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....