Sinergi Lapas Geser dan STAIS: Perkuat Keharmonisan Keluarga Warga Binaan
- 30 Jun 2026 16:48 WIB
- Ambon
Sinergi Lapas Geser dan STAIS Seram Timur:Perkuat Keharmonisan Keluarga Warga Binaan
RRI.CO.ID,Ambon- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser bersinergi dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Swasta (STAIS) Seram Timur menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat bertajuk "Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama dan Keharmonisan Keluarga Warga Binaan" pada Selasa 30 Juni 2026 Kegiatan yang berlangsung di Mushola At-Taqwa Lapas Geser ini melibatkan Subseksi Pembinaan, Dosen Hukum Keluarga Islam (HKI) STAI Seram Timur, Muhammad Ipaloat, serta para warga binaan.
Program ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman kepada warga binaan mengenai toleransi, cara pandang beragama yang moderat, serta pentingnya menjaga keharmonisan keluarga selama masa pidana hingga nanti kembali ke masyarakat.
Kepala Subseksi Pembinaan, Junaidi Laisouw, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak kampus yang telah memilih warga binaannya sebagai sasaran pengabdian masyarakat. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan program pembinaan kepribadian di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami meyakini pemahaman agama yang moderat dan hubungan keluarga yang harmonis adalah bekal penting warga binaan untuk memperbaiki diri. Kami berharap materi ini tidak hanya menjadi konsumsi teoritis, tetapi menjadi motivasi nyata untuk menumbuhkan semangat perubahan, memperkuat karakter, keimanan, serta memberikan harapan baru,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen HKI STAIS Seram Timur, Muhammad Ipaloat, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat, khususnya warga binaan di Lapas Geser. Program ini bertujuan membekali warga binaan agar mampu menanamkan sikap toleransi di tengah keberagaman suku, budaya, ras, dan agama. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya menghormati perbedaan serta membangun kesadaran untuk menjaga keharmonisan keluarga, baik selama menjalani masa pidana maupun setelah bebas nanti.
“Kami berharap warga binaan mampu menjadi pribadi yang toleran dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kerja sama antara pendidikan tinggi dan Lapas Geser ini terus berjalan dengan baik, tetap eksis di bidang hukum, dan mendukung program reintegrasi sosial berkelanjutan,” ungkap Ipaloat.
Lebih lanjut, melalui sinergi yang berkelanjutan ini, Lapas Geser dan STAIS Seram Timur berkomitmen penuh untuk terus mendukung warga binaan agar siap kembali dan diterima dengan baik oleh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....