Dukung Kelancaran PSN, TNI & KJPP Percepat Pembangunan Shelter Blok Masela

  • 29 Jun 2026 20:54 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - TNI bersama Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) terus mempercepat berbagai persiapan pembangunan Shelter Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Salah satu langkah yang dilakukan yakni peninjauan lokasi helipad yang akan dibangun untuk mendukung kelancaran mobilitas proyek.

Kapendam XV/Pattimura Letkol Inf Adi Swastika mengatakan seluruh kegiatan yang dilakukan Babinsa dan Satgas Teritorial merupakan bentuk dukungan nyata TNI terhadap percepatan pembangunan PSN Blok Masela. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat bertujuan memastikan pembangunan berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi warga setempat.

"TNI hadir untuk menyatukan kekuatan, menjaga kebersamaan, dan memastikan tidak ada hambatan yang menghalangi langkah kemajuan di tanah Tanimbar ini," ujar Kapendam, Senin 29 Juni 2026.

Dijelaskan, pada hari ini, Babinsa Desa Bomaki bersama personel Satgas Teritorial melaksanakan karya bakti pembersihan jalan desa dan bakti kesehatan di Polindes. Mereka juga melakukan komunikasi sosial dan silaturahmi dengan sejumlah warga untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan pemahaman terkait pentingnya proyek Blok Masela.

Kegiatan serupa berlangsung di Desa Lermatang dengan membersihkan akses jalan menuju posko satgas terpadu dan kawasan pesisir pantai. Warga setempat tampak antusias bergotong royong karena menilai kebersihan lingkungan dan kelancaran akses menjadi bagian penting dalam menyambut pembangunan proyek tersebut.

Di sektor infrastruktur pendukung, Komandan Lanud Saumlaki Letkol CPM Made Oka Dharmayasa turun langsung meninjau patok lokasi helipad yang berada di sekitar area pembangunan shelter. Helipad tersebut direncanakan segera dibangun guna mendukung aktivitas dan mobilitas selama proses pengembangan proyek berlangsung.

Sementara itu, tim KJPP melakukan pendataan ulang serta pembaruan data tanaman pada area seluas 662 hektare di Desa Lermatang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penilaian berjalan tertib, adil, dan tetap memperhatikan hak-hak masyarakat pemilik lahan.

Kapendam Adi menegaskan proyek Blok Masela merupakan milik bersama yang diharapkan mampu membawa dampak kesejahteraan bagi masyarakat Maluku, khususnya di Kepulauan Tanimbar. Karena itu, setiap tahapan pembangunan harus dilaksanakan dengan tetap menghormati kehidupan sosial dan kearifan lokal masyarakat setempat.

"Seluruh rangkaian kegiatan berjalan penuh kekeluargaan, menunjukkan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci utama agar PSN Blok Masela dapat berjalan lancar dan menjadi berkah bagi seluruh Kepulauan Tanimbar," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....