Bodewin Ancam Copot Kepsek yang Terlibat Pungli & Penyimpangan Dana BOS
- 24 Jun 2026 11:14 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengancam akan mencopot kepala sekolah yang terbukti terlibat pungutan liar (pungli) maupun penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Penegasan ini disampaikan saat melantik 59 kepala sekolah baru di Balai Kota Ambon, Selasa 23 Juni 2026.
Wattimena melarang keras penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang tidak sesuai ketentuan. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam penggunaan dana pendidikan, termasuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Kalau ada laporan pengelolaan dana BOS yang tidak benar, langsung saya copot. Karena Bapak/Ibu memperoleh jabatan ini dengan kerja keras sendiri tanpa memberikan apa pun kepada siapa pun, maka jangan pernah terima apa pun dari siapa pun juga,” kata Bodewin dengan tegas.
Dikatakan, kepsek yang dilantik telah melalui proses seleksi dan pendidikan serta pelatihan yang ketat. Sistem tersebut diterapkan untuk memastikan sekolah dipimpin oleh figur yang memiliki kapasitas, kapabilitas, dan integritas yang baik.
Pelantikan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Penerapan merit system diharapkan mampu melahirkan pemimpin pendidikan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan.
Menutup arahannya, Wali Kota mengajak seluruh jajaran pendidikan untuk bersama-sama membangun kualitas pendidikan di kota berjuluk manise ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....