Negeri Booi Perkuat Persaudaraan dan Pembangunan Negeri
- 15 Jun 2026 17:06 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kegiatan Bakudapa Anak Negeri Samahu Amalatu Booi Tahun 2026 resmi dicanangkan pada Senin, 15 Juni 2026, sebagai wadah mempererat persaudaraan, memperkuat nilai adat dan budaya, serta mendorong kontribusi nyata seluruh anak negeri bagi pembangunan Booi. Rangkaian kegiatan akan berlangsung sejak Juni hingga Desember 2026 dan ditutup dengan acara puncak pada akhir tahun.
Raja Negeri Booi, Jimmy Pattiasina, mengatakan Negeri Booi memiliki banyak keunikan, kekhasan, dan potensi yang merupakan anugerah Tuhan sekaligus tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dikembangkan oleh seluruh generasi. Menurutnya, kemajuan negeri hingga saat ini tidak terlepas dari kontribusi anak-anak negeri dari generasi ke generasi.
Ia menjelaskan, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus membangun komitmen bersama dalam memajukan negeri. Pelaksanaan tahun ini juga memiliki nilai sejarah tersendiri karena untuk pertama kalinya dipusatkan di lokasi yang berbeda dari biasanya, namun tetap berlandaskan adat istiadat dan nilai-nilai yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Booi.
Jimmy menegaskan pembangunan negeri selama ini berjalan baik karena didukung oleh nilai, adat, dan semangat kebersamaan yang diwariskan para leluhur. Karena itu, masyarakat diharapkan terus menjaga dan mengembangkan nilai-nilai tersebut sebagai dasar pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Keluarga Besar Samahu Amalatu Booi, Prof. Izaak Wenno, mengatakan berbagai program pengembangan generasi muda telah disiapkan melalui Focus Group Discussion (FGD), seminar, lokakarya, dan workshop. Program-program tersebut dirancang untuk membentuk generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, keimanan yang kuat, kepedulian sosial, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Selain penguatan sumber daya manusia, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong lahirnya berbagai karya dan produk yang dapat memperkuat perekonomian masyarakat. Menurutnya, potensi yang dimiliki Negeri Booi perlu dikelola secara optimal agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal.
Ketua Panitia, Prof. Max Robinson Wenno, mengatakan tema "Dari Ujung Pulau-Pulau, Katong Kumpul Bakudapa Anak Negeri Samahu Amalatu Booi" menjadi panggilan bagi seluruh anak negeri untuk terus menjaga persaudaraan, mempererat kebersamaan, dan berkontribusi bagi kemajuan Booi.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga Desember 2026 mencakup seminar, pelatihan, workshop, kegiatan kepemudaan, olahraga, pelestarian budaya dan situs sejarah, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat yang diharapkan memberikan manfaat bagi Negeri Booi, Pulau Saparua, dan Kabupaten Maluku Tengah secara umum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....